Kalahkan De Minaur, Cobolli Raih Perempatfinal Wimbledon Kedua Berturut-turut

  • 07 Jul 2026 09:34 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Wimbledon – Tren positif Flavio Cobolli terus terjaga di turnamen Grand Slam Wimbledon 2026. Hasil yang menakjubkan tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.

Petenis Italia ini semakin menegaskan kehadirannya di panggung besar dengan mengalahkan Alex de Minaur untuk mencapai perempatfinal Wimbledon untuk tahun kedua berturut-turut. Dalam pertemuan tunggal putra pertama antara dua pemain Top-10 di turnamen tahun ini, Cobolli menampilkan permainan yang tenang untuk meraih kemenangan impresif 7-5, 7-6(4) 6-3 di babak keempat.

Dengan kemenangannya yang diraih selama dua jam 34 menit, pemain berusia 24 tahun ini menjadi pria Italia ketiga. Sebelumnya, petenis yang meraih prestasi serupa adalah Nicola Pietrangeli dan Jannik Sinner, yang mencapai perempatfinal Wimbledon lebih dari satu kali.

Cobolli, yang mencapai final besar pertamanya di Roland Garros bulan lalu, terus meningkatkan prestasinya dengan kembali melaju jauh di Wimbledon. Petenis peringkat sepuluh dunia ini selanjutnya akan menghadapi Arthur Fery, untuk memperebutkan tempat di semifinal.

Di bawah terik matahari London, Cobolli tetap tenang. Meskipun De Minaur unggul satu break di set kedua dan ketiga, petenis Italia itu berulang kali merebut kembali kendali atas pertukaran pukulan yang lebih panjang, menggunakan kekuatan pukulannya, sudut yang tajam, dan pukulan bola yang berani untuk melemahkan petenis Australia tersebut.

Cobolli kini telah mengumpulkan rekor 27-14 di level tur pada tahun 2026. Petenis Italia itu tiba di Australian Open sebagai petenis peringkat 20 dunia tetapi mengalami kekalahan mengejutkan di babak pertama dari Fery yang saat itu berada di peringkat 186 dunia.

Setelah itu, Cobolli bangkit dan mencapai semifinal di Delray Beach sebelum mengangkat gelar ATP Tour ketiganya di Acapulco untuk memulai tren positifnya. Selama tur lapangan tanah liat Eropa, Cobolli kemudian melaju ke final di Munich dan perempat final di Madrid, tetapi semuanya menyatu di Roland Garros, di mana ia melesat ke final Grand Slam pertamanya sebelum kalah dari Alexander Zverev.

Setelah kalah dari Novak Djokovic di perempat final Wimbledon setahun yang lalu, Cobolli kembali ke SW19 dengan penampilan yang jauh lebih lengkap. Ia kini memiliki kesempatan untuk mencapai semifinal Wimbledon pertamanya, di mana potensi pertemuan dengan petenis peringkat 3 dunia, Zverev, bisa menantinya.

Dengan pencapaiannya hingga babak delapan besar di The All England Club, Cobolli naik satu peringkat ke posisi sembilan dunia ATP. Namun petenis berusia 24 tahun ini bisa naik lebih tinggi lagi jika ia melanjutkan performa gemilangnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....