SKAGATA 5K Satukan Pelajar lewat Sportivitas dan Prestasi
- 07 Jul 2026 06:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Yogyakarta atau SKAGATA sukses menggelar SKAGATA 5K 2026, ajang city race pelajar yang diikuti ratusan peserta dari enam provinsi, Minggu 5 Juli 2026.. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 SMKN 3 Yogyakarta itu digelar sebagai upaya membangun budaya hidup sehat, memperluas ruang kompetisi olahraga, sekaligus memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan race village pada pukul 05.15 WIB. Selanjutnya, peserta kategori 3K tingkat SD diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB, disusul kategori 5K tingkat SMP, SMA/SMK, serta Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada pukul 06.15 WIB. Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), yang turut didampingi sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan maupun olahraga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta Muhammad Setiadi, Ketua Umum Pengurus Daerah Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY, Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, Ketua PASI Kota Yogyakarta, Ketua KONI Kota Yogyakarta, Komite SMKN 3 Yogyakarta, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar melalui ajang kompetitif yang sehat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan SKAGATA 5K yang dinilai mampu memadukan semangat pendidikan dan olahraga. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi sekolah, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk membudayakan olahraga secara bersama-sama.
"Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-61 kepada SMKN 3 Yogyakarta. Pemerintah Kota Yogyakarta mengapresiasi penyelenggaraan SKAGATA 5K karena tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi sekolah, tetapi juga merupakan wujud nyata partisipasi dunia pendidikan dalam memasyarakatkan olahraga yang melibatkan masyarakat luas. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang," ujarnya.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, SKAGATA 5K semakin menegaskan komitmen SMKN 3 Yogyakarta dalam menghadirkan agenda tahunan pembinaan olahraga pelajar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepala SMKN 3 Yogyakarta, Widada, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya melalui pembiasaan berolahraga bagi peserta didik.
"Kami ingin berkontribusi dalam menyukseskan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, salah satunya melalui kebiasaan berolahraga. Pelajar adalah generasi penerus bangsa yang perlu diberi arah, kesempatan, dan ruang untuk berprestasi. Melalui SKAGATA 5K, kami ingin menghadirkan wadah kompetisi yang sehat sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet dari kalangan pelajar," ucapnya.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, tahun ini panitia menambahkan kategori Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) sehingga total terdapat delapan kategori yang dipertandingkan, yakni 3K SD Putra dan Putri, 5K SMP Putra dan Putri, 5K SMA/SMK Putra dan Putri, serta 5K GTK Putra dan Putri. Penambahan kategori tersebut menjadi upaya memperluas partisipasi seluruh ekosistem pendidikan dalam membangun gaya hidup sehat melalui olahraga.
Ketua Panitia SKAGATA 5K 2026, Arpeni Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa perlombaan kembali menggunakan sistem pencatatan waktu berbasis Radio Frequency Identification (RFID) melalui BIB Number yang dilengkapi timing chip. Teknologi tersebut memungkinkan pencatatan waktu peserta berlangsung secara otomatis, akurat, dan transparan sesuai standar perlombaan profesional. Selain itu, panitia juga menyiapkan marshal di sepanjang lintasan, water station, layanan medis dan ambulans, area start dan finis yang steril, serta sistem pengamanan untuk menjamin keselamatan peserta.
"Setiap peserta menggunakan BIB Number yang telah dilengkapi timing chip berbasis RFID. Teknologi tersebut secara otomatis mencatat waktu ketika pelari melintasi garis start dan garis finis sehingga hasil perlombaan berlangsung lebih akurat, transparan, dan sesuai standar penyelenggaraan event lari profesional. Kami ingin para peserta, khususnya pelajar, merasakan pengalaman berkompetisi dengan sistem yang setara dengan ajang lari berskala nasional," katanya.
Selain perlombaan, kawasan race village juga diramaikan stan kuliner, hiburan, dan senam zumba yang diikuti peserta maupun masyarakat. Setiap peserta memperoleh race jersey, BIB Number dengan timing chip, medali finisher, totebag, e-sertifikat, dokumentasi resmi, serta refreshment. Dengan dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, PASI, KONI, Komite SMKN 3 Yogyakarta, serta JO Race Sport Event Organizer, SKAGATA 5K diharapkan terus berkembang sebagai agenda tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet muda, memperkuat budaya hidup sehat, dan meningkatkan prestasi olahraga pelajar di tingkat regional maupun nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....