MA Madania Menggelar Ekspedisi Jelajah Literasi di Kotagede

  • 16 Jun 2026 08:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Madrasah Aliyah Madania Bantul melaksanakan kegiatan Kokurikuler dengan mengunjungi HS Silver dan Museum Kotagede, Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan dilakukan dalam rangka memperluas wawasan peserta didik serta memberikan pengalaman belajar yang kontekstual.

Kegiatan kokurikuler yang mengusung tema “Ekspedisi Jelajah Literasi Budaya Lokal Kotagede” ini mendapatkan antusiasme dari para s iswa. Kepala MA Madania Bantul, Anis Fatiha, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan kokurikuler ini merupakan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk penguatan, pendalaman, dan /atau pengayaan dalam pengembangan kompetensi terutama penguatan karakter dan kurikulum berbasis cinta.

“Kegiatan ini sebagai apresiasi Siswa terhadap warisan budaya dan potensi ekonomi kreatif yang ada di masyarakat,” kata Anis Fatiha.

Kunjungan pertama dilaksanakan di HS Silver yang merupakan salah satu sentra kerajinan perak yang terkenal di kawasan Kotagede. untuk mendapatkan penjelasan dan pengalaman yang menegsankan, para siswa dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama mengikuti workshop berupa perkenalan tentang sejarah perkembangan HS Silver dan perkembangan industri perak. Sementara kelompok dua mengamati koleksi dan galeri HS Silver.

Selain itu, Siswa diberi kesempatan dan diperkenankan untuk melihat secara langsung proses produksi berbagai kerajinan perak yang memiliki nilai seni tinggi. Pada akhir kegiatan di HS Silver, siswa belajar praktek langsung pembuatan dan produksi perak.

Setelah dari HS Silver, siswa MA Madania melanjutkan kegiatan ke Museum Kotagede. Di tempat ini, siswa diajak mengenal sejarah dan budaya Kotagede sebagi salah satu kawasan bersejarah di Yogyakarta.

Berbagai koleksi peninggalan sejarah, dokumentasi, dan artefak budaya menjadi sumber pembelajaran yang menarik bagi siswa MA Madania Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas.

Koordinator kegiatan Kokurikuler, Indri Noor Latifa, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan kokurikuler ini memainkan peranan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, bermakna, dan memberdayakan, yang memungkinkan siswa berkembang menjadi pribadi yang utuh.

“Kegiatan kokurikuler ini menjadikan Satuan Pendidikan bukan sekedar tempat belajar ansich, tetapi menjadi tempat bertumbuhnya sebagai manusia seutuhnya,” kata Indri Noor Latifa.

Kegiatan kokurikuler ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar dan kreativitas. Selain itu juga menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berwawasan luas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....