Raymond/Joaquin Singkirkan Unggulan Kedua Asal Malaysia di Indonesia Open 2026

  • 05 Jun 2026 07:07 WIB
  •  Yogyakarta

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kejutan besar mewarnai babak 16 besar turnamen bulu tangkis bergengsi Polytron Indonesia Open 2026. Pasangan ganda putra muda tuan rumah, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses menciptakan sensasi besar setelah menumbangkan raksasa Malaysia sekaligus unggulan kedua turnamen, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada Kamis 4 Juni 2026.

Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, yang bergemuruh, pasangan non-unggulan Indonesia ini tampil tanpa beban. Hanya dalam waktu 33 menit, Raymond/Nikolaus menyudahi perlawanan ganda putra peringkat tiga dunia tersebut lewat kemenangan straight game dengan skor kembar yang mencolok, 21-14, 21-14.

Sejak gim pertama bergulir, Aaron Chia/Soh Wooi Yik sebenarnya sempat mengambil inisiatif serangan dan memimpin lebih dulu dengan skor 4-2 hingga 6-4. Namun, Raymond/Nikolaus tidak tinggal diam. Didorong oleh gemuruh dukungan suporter tuan rumah, ganda muda Indonesia ini perlahan bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 6-6.

Setelah momentum berbalik, Raymond/Joaquin langsung tancap gas dengan gaya bermain yang agresif dan penuh kecepatan. Kombinasi smes keras mematikan dari Raymond di garis belakang serta penyelesaian taktis Nikolaus di depan net membuat pertahanan kokoh milik Chia/Soh porak-poranda. Interval gim pertama pun ditutup dengan keunggulan menjanjinkan bagi Indonesia, 11-6.

Pasca-jeda, dominasi pasangan Merah Putih kian tak terbendung hingga sempat memimpin jauh 18-8, sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-14.

Memasuki gim kedua, grafik permainan impresif Raymond/Nikolaus tetap terjaga. Mereka langsung unggul cepat 3-0. Walau Aaron/Soh sempat mencoba mengejar dan menyamakan skor menjadi 4-4 hingga 6-6, ketenangan serta variasi pukulan tak terduga dari Raymond/Nikolaus kembali memegang kendali permainan.

Kembali unggul 11-8 di interval kedua, ganda putra masa depan Indonesia ini terus mendikte jalannya pertandingan. Pengembalian bola dari Aaron/Soh yang kerap mati sendiri akibat tekanan bertubi-tubi memastikan kemenangan mutlak bagi Raymond/Nikolaus dengan skor akhir 21-14.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....