Jannik Sinner Catatkan Rekor 32 Kemenangan Beruntun
- 15 Mei 2026 10:41 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Roma - Jannik Sinner mencetak sejarah di Internazionali BNL d'Italia, ketika ia meraih kemenangan beruntun ke-32 di ATP Masters 1000. Kemenangannya ini sekaligus memecahkan rekor yang sebelumnya dipegangnya bersama Novak Djokovic sebagai rekor kemenangan beruntun terpanjang di level tersebut.
Pemain peringkat satu dunia ATP ini mengalahkan Andrey Rublev 6-2, 6-4 di perempat final untuk mencatatkan diri di catatan sejarah. Rekor Djokovic sebelumnya, yaitu 31 kemenangan beruntun di Masters 1000, berlangsung dari babak kedua Indian Wells 2011 hingga final Cincinnati Open 2011. Sinner menyamai rekor tersebut pada hari Selasa setelah kemenangannya di babak keempat di Roma.
Kekalahan terakhir Sinner di turnamen Masters 1000 terjadi di Rolex Shanghai Masters 2025 pada bulan Oktober, ketika petenis Italia itu mundur pada set penentu pertandingan babak ketiganya melawan Tallon Griekspoor.
Pria Italia ini memulai rentetan kemenangannya di Rolex Paris Masters pada bulan November 2025, ketika ia mengalahkan Zizou Bergs 6-4, 6-2 di babak kedua dan kemudian mengangkat trofi juara. Sejak pekan itu, petenis berusia 24 tahun ini terus membangun momentumnya di Masters 1000.
Pada bulan Maret lalu, Sinner memenangkan BNP Paribas Open dan Miami Open, menjadikannya pemain pertama sejak Roger Federer pada tahun 2017 yang berhasil meraih 'Sunshine Double'. Sinner juga menjadi pemain pertama yang mencapai prestasi tersebut tanpa kehilangan satu set pun.
Petenis Italia ini melanjutkan performanya di musim lapangan tanah liat, mengalahkan rival beratnya, Carlos Alcaraz, di final Rolex Monte-Carlo Masters sebelum mengalahkan Alexander Zverev untuk memenangkan Mutua Madrid Open. Dengan kemenangan di Madrid, Sinner menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan lima gelar Masters 1000 berturut-turut.
Melalui rentetan kemenangan yang luar biasa ini, Sinner hanya kalah dua set dalam 32 pertandingan yang dimenangkannya. Dari kemenangan putaran kedua di Paris hingga kemenangan putaran ketiga di Miami, pemain berusia 24 tahun ini memenangkan rekor 37 set berturut-turut.
Di atas semua capaiannya tersebut, catatan sejarah lain menanti Sinner pekan ini di Roma. Jika pemain berusia 24 tahun ini memenangkan gelar di ibu kota Italia pada akhir pekan ini, ia akan menjadi pria kedua — setelah Djokovic — yang menyelesaikan Career Golden Masters (memenangkan semua sembilan turnamen Masters 1000 sejak seri ATP Masters 1000 dimulai pada tahun 1990. Dengan kemenangan tersebut, petenis peringkat satu dunia ini juga akan menjadi juara tunggal putra Italia pertama di Roma sejak Adriano Panatta pada tahun 1976. Fantastico, Sinner!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....