BTS Tembus 4 Besar, Blacksteel Semakin Nyaman di Papan Atas

  • 14 Mei 2026 13:41 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Surabaya - Rangkaian seri Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 di GOR Futsal Unesa, Kota Surabaya, telah resmi berakhir dan sukses menyuguhkan pergeseran dramatis di papan klasemen. Sepuluh pertandingan yang tersaji sepanjang akhir pekan ini menjadi saksi bisu kebangkitan tim tuan rumah, konsistensi para penantang gelar, dan persaingan yang semakin mencekik di zona Final Four maupun dasar klasemen.

Sang juara bertahan Bintang Timur Surabaya (BTS) sukses menyapu bersih dua kemenangan krusial atas pesaing langsungnya, Pangsuma FC (3-1), dan Halus FC (5-1). Tambahan enam poin sempurna ini meroketkan BTS kembali ke dalam zona aman Final Four.

Sementara itu, untuk Blacksteel melaju tanpa rem. Sang pemuncak klasemen, Blacksteel (BSP), kian tak tersentuh. Mereka sukses mendulang enam poin usai melumat Moncongbulo FC (8-4) dan Nanzaby FC (4-1).

Sementara itu, pesaing terdekatnya, Fafage Banua (FFG), harus rela tertinggal jarak lima angka setelah hanya meraih empat poin dari hasil imbang kontra Cosmo JNE (0-0) dan kemenangan atas Raybit FC (4-0).

Sedangkan bagi Cosmo JNE yang memiliki tembok kokoh tampil sangat solid dengan mencatatkan clean sheet beruntun di Seri Surabaya usai menahan imbang Fafage Banua (0-0) dan mencukur Moncongbulo FC (6-0), mengamankan posisi mereka di peringkat ketiga klasemen.

Kemudian di papan bawah klasemen PFL, Raybit FC (RBT) akhirnya sukses memecah kebuntuan dengan meraih kemenangan perdana mereka di paruh kedua musim ini usai menundukkan Halus FC (4-2), memberi napas buatan dalam perjuangan lepas dari jerat degradasi bersama Asahan FC (ASH) dan Halus FC.

Setelah suguhan adu taktik tingkat tinggi di Surabaya, PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) siap membawa panggung Pro Futsal League 2025/2026 ke medan pertempuran berikutnya: Seri Malang!

Seri Malang dipastikan akan menjadi "neraka" bagi tim-tim yang lengah. Unggul FC (UFC) yang kini terlempar ke peringkat keenam akan turun gunung dan bermain dengan motivasi berlipat ganda di tanah kelahiran mereka demi kembali merebut tiket Final Four. Apakah Bintang Timur Surabaya dan Cosmo JNE mampu menahan tekanan dan mempertahankan posisi mereka?

Mampukah Pangsuma FC merespons keterpurukannya? Dan akankah ada yang mampu menghentikan laju kereta ekspres Blacksteel menuju takhta Piala Intercontinental?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....