Dukungan Mengalir, Aris Suharyanta Siap Majukan Taekwondo DIY

  • 30 Apr 2026 09:58 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Karut marut kepengurusan Taekwondo yang berdampak pada prestasi olahraga beladiri di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini tidak signifikan mendorong sejumlah pemerhati untuk mencalonkan Aris Suharyanta untuk maju mendaftarkan sebagai calon ketua Pengurus Daerah (Pengda) Taekwondo Indonesia (TI) Provinsi DIY. Rencana Wakil Bupati Kabupaten Bantul untuk duduk ditampu tertinggi kepemimpinan olahraga ini, mendapatkan respon positif dari berbagai pihak.

Jajaran pengurus Pengkab TI Bantul memberikan dukungan kepada Aris Suharyanta untuk maju mencalonkan diri sebagai Ketua Pengda TI DIY. Hal ini disampaikan Hanuji Wibowo, mewakili pengurus Pengkab Bantul, saat di ruang kerja Wakil Bupati Bantul, Rabu malam, 29 April 2026.

"Wakil dari Pengkab Bantul akan memberikan dukungan penuh terhadap Bapak Aris untuk maju sebagai ketua Pengda TI DIY. Karena kami punya keyakinan yang kuat bahwa Pak Aris ini bisa memajukan Tekwondo melahirkan atlet dari kancah kabupaten hingga nasional bahkan internasional," katanya.

Selain dari pengurus Pengkab, dukungan juga hadir dari sesepuh taekwondo DIY, salah satu master taekwondo Indera Istiadi. Sosok yang turut serta dalam mendirikan Taekwondo cabang Bantul dan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini pun mengenang masa lalu kejayaan Taekwondo DIY.

"Dulu, waktu kita tanding, Jogja itu betul-betul langganan juara umum, waktu itu," katanya.

Indera yang melepas karirnya sebagai atlet nasional dikarenakan cidera pada kaki dan memilih banting stir menjadi seorang dokter spesialis ini, mengakui, hadirnya sosok Aris membawa angin segar bagi Taekwondo DIY. Karena diakui, selama ini pengembangan pelatih seakan diabaikan dalam olahraga ini.

"Saya senang sekali, Pak Aris kerso (mau) untuk menjagokan jadi pimpinan. Karena selama ini jujur nggih, kita tuh bosan, semua disuruh baik aja enggak bisa, sulit sekali, sulit sekali," ujarnya.

Dukungan juga hadir dari kalangan akademisi, dari kalangan akademisi. Praktisi dan akademisi Taekwondo dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Devi Tirtawirya menilai, komitmen Aris terhadap perkembangan cabang olahraga ini sangat besar. Bahkan hal ini terlihat saat dirinya mengenal sosok Aris saat menjabat sebagai Ketua Pengkab TI Bantul.

Prof. Devi menilai, cara berpikir dan menyusun program kerja yang berlandaskan ilmu pengetahuan menjadi keunggulan tersendiri. Hanya saja, hal terpenting yang menjadi pandangan positifnyq adalah Tekwondo DIY harus dikelola oleh orang yang memang mengerti tentang organisasi, jangan sampai bahwa Tekwondo itu milik satu orang.

"Jadi kalau kepengurusan Tekwondo itu kan dibentuk ada ketua ada wakil ketua, ada sekretaris, bendahara dan sebagainya itu punya fungsi masing-masing dan saya melihat Pak Aris melihat itu. Artinya nanti kalau ini urusan prestasi ya pembinaan prestasi yang harus maju, kalau yang urusan pelajar dan mahasiswa ya nanti bidang pelajar mahasiswa harus maju dan itu komitmen Pak Aris bahwa Pak Aris sebagai seorang manajerial dia yang akan mengatur itu, sehingga tidak akan terkuasai oleh satu orang," ujarnya, mengungkapkan.

Prof. Devi menambahkan, dengan majunya Aris Suharyanta menjadi calon ketua Pengda TI DIY diharapkan cita-cita pendiri Taekwondo DIY bisa tercapai. Dan diharapkan roda kepemimpinan dapat berjalan dengan baik.

Menanggapi dukungan positif kepadanya, Aris Suharyanta menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Ketua Pengda TI DIY. Menurutnya, kesiapan ini didukung pengalaman berharga yang dibawanya dalam memimpin organisasi di tingkat kabupaten ini selama dua periode.

Aris menegaskan, langkah yang akan diambil ke depannya adalah mengajak seluruh elemen yang ada, tanpa terkecuali, untuk bekerja sama memajukan taekwondo di DIY. Prinsip transparansi dan pengelolaan yang terbuka akan tetap dipegang teguh sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku.

"Saya sebelumnya sudah menjabat sebagai Ketua Pengkab TI Kabupaten Bantul selama dua periode dan telah menyelesaikan tugas dengan baik. Saat itu, saya diperintahkan oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk memaksimalkan prestasi taekwondo di Bantul, kami menghadapi berbagai persoalan, termasuk adanya kelemahan dalam pengelolaan, tapi kami bisa menyelesaikannya dengan baik," ujarnya, menjelaskan.

Aris mengaku tergerak untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Pengda TI DIY karena karut marut Taekwondo DIY saat ini. Salah satunya terkait Muskab Pengkab TI Bantul yang gagal hingga tiga kali.

"Visi kami melihat selama ini prestasi Pengda di kancah Tekwondo di tingkat nasional, apalagi internasional, ini sangat minim sekali sehingga saya punya keinginan seandainya nanti jadi, saya akan merekrut anggota akan mengajak seluruh elemen pemerhati taekwondo, tidak terkecuali, apakah mendukung saya atau enggak, tapi saya ingin mencari yang mempunyai satu semangat ingin membesarkan taekwondo di DIY agar berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional," ucapnya, menyampaikan.

Hadirnya sosok Aris Suharyanta yang akan .aju dalam pencalonan Ketua Pengda TI DIY ini diharapkan dukungan semakin luas untuk kemajuan Taekwondo di Daerah Istimewa Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....