BPK Penabur Cirebon Juara Bertahan, Inez Jadi MVP Final Dengan Performa Gemilang
- 22 Apr 2026 08:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Tim Basket Putri Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Cirebon tampil dengan performa yang gemilang saat pertandingan melawan Global Prestasi School (GPS) Bandung dalam ajang Champion Hoops League di STIE YKPN Yogyakarta pada Selasa, 21 April 2026. Sejak awal pertandingan, Tim Putri BPK Cirebon mampu menjaga keunggulan dan menutup laga dengan skor 77 – 38.
Pada babak pertama, kedua tim sempat kesulitan membuka angka dalam menorehkan skor, hingga sisa waktu menunjukkan 6 menit pemain nomor punggung 4 (Praisey) berhasil memecahkan kebuntungan skor. Tim BPK terus menambah keunggulan seperti aksi pemain nomor punggung 46 (Hatta) yang sukses mengelabui pertahanan lawan.
Babak kedua, intensitas permainan meningkat dan pemain nomor punggung 21 (Inez) kembali menambah poin dalam transisi serangan serta shooting yang dilakukannya. Tim Putri GPS mencoba mengejar ketertinggalan poin dengan melakukan rebound, namun BPK tetap unggul hingga menutup babak kedua dengan skor 19 – 41 unggul untuk BPK.
| Baca juga: Putaran Final VNL 2026 akan Digelar di Makau |
Kemudian, pada babak ketiga skor tetap didominasi oleh BPK yang menorehkan poin sebesar 30 - 59 unggul untuk BPK. Dan pada babak keempat yang menjadi penentu kejuaraan Champion Hoops League 2026, BPK tidak mengendurkan serangan hingga menorehkan skor akhir 38 – 77 poin selisih 39 poin dari tim lawan.
Pelatih Tim Basket Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Cirebon, Arif Gunarto mengungkapkan rasa bangganya atas performa timnya yang dinilai mampu menjalankan instruksi dengan baik, terutama dalam aspek pertahanan dan serangan di laga final. Ia menilai timnya lebih solid dibanding pertandingan sebelumnya, sehingga mampu mengamankan kemenangan dengan skor meyakinkan.
“Sebenarnya engga ada strategi khusus, strategi kita sama di defense, karena mereka mainnya malam, saya full court press aja. Kita juga masih kurang dalam shooting three poin dan saya bilang selalu ke anak anak, latihan sama tanding sama jadi nggak ada tantangan,” kata Arif.
Menurut Arif, tim nya tidak mengalami tekanan karena sudah terbiasa menghadapi pertandingan kompetitif, seperti dalam ajang Juara 1 (Champion) Honda DBL West Java Series 2025, menjuarai WE START 3X3 BASKETBALL 2025, serta mewakili ajang NBA Rising Starts Invitational di Singapura. Ia berharap, fondasi yang sudah dibangun, termasuk dalam kejuaraan yang berhasil ditorehkan dapat menjadi bekal bagi generasi berikutnya untuk mempertahankan prestasi tim.
Salah satu pemain dari BPK Cirebon yang juga dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) Final, Inez Angellia Welly, mengaku bersyukur atas pencapaian timnya. Menariknya, dirinya tidak berfokus pada perolehan poin pribadi, ia lebih mengutamakan kontribusi bagi tim secara keseluruhan.
“Mindset saya bukan mengejar poin, tapi bagaimana saya berperan dan membantu tim dengan baik. Dan saya melihat posisi lawan yang tidak seimbang, lalu mengambil peluang untuk shooting,”kata Inez.
Inez berharap dapat berkembang sebagai atlet basket dan menghadapi lebih banyak tantangan. Ia berkomitmen untuk menjaga konsistensi agar dapat melangkah jauh di dunia olahraga yang telah digelutinya sejak bangku sekolah dasar. (Victorio Firsta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....