Turnamen Veteran “Jogja Istimewa” Ramai Diminati Peserta

  • 13 Apr 2026 08:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Turnamen tenis meja veteran bertajuk “Jogja Istimewa” sukses digelar pada 11–12 April 2026 di PTM Ceria, Perumahan Tiara, Sleman, Yogyakarta. Ajang ini mempertemukan para atlet veteran dari berbagai daerah dengan kategori usia di atas 60 tahun (U60) dan di atas 50 tahun (U50). Kegiatan tersebut menjadi wadah kompetisi sekaligus ajang silaturahmi bagi para pecinta tenis meja usia lanjut.

Ketua Panitia Markus Dewi Agus, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan inisiatif untuk mendorong para lansia tetap aktif berolahraga. Ia menekankan pentingnya kegiatan positif bagi kelompok usia tersebut agar tetap sehat dan produktif. “Kalau saya lebih pada memberi wadah kepada lansia U60 dan U50 supaya mereka memanfaatkan waktu untuk kegiatan olahraga yang positif,” ujarnya.

Para juara kategori U50 Turnamen Tenis Meja Veteran “Jogja Istimewa” menunjukkan prestasi dan semangat luar biasa di PTM Ceria, Perumahan Tiara, Sleman. (Foto: Panitia)

Pertandingan kategori U60 digelar pada hari pertama dengan sistem pembagian pool yang masing-masing terdiri dari tiga pemain. Dua pemain terbaik dari setiap pool kemudian melaju ke babak gugur hingga final. Sementara itu, kategori U50 dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya dengan jumlah peserta yang lebih banyak dibandingkan U60.

Peserta turnamen datang dari berbagai kota seperti Semarang, Magelang, dan Surabaya. Antusiasme yang tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mencapai sekitar 60 orang untuk kategori U60 dan 80 hingga 90 orang untuk kategori U50. “Kami mencoba agar pesertanya banyak, karena ini juga untuk kesehatan dan silaturahmi,” kata Markus.

Final sengit kategori U50 antara Mbah Tris (kiri) dan Santoso (kanan) dalam Turnamen Tenis Meja Veteran “Jogja Istimewa” di PTM Ceria, Perumahan Tiara, Sleman. (Foto: Panitia)

Selain kompetisi, turnamen ini juga menjadi ajang temu kangen bagi para pemain veteran. Salah satu peserta U60 Sulardi, mengaku mengikuti turnamen ini bukan semata untuk mengejar kemenangan, melainkan untuk mempererat hubungan antar sesama pemain. “Bagi saya ajang ini untuk silaturahmi antar pemain veteran, apalagi setelah libur puasa kemarin, jadi sekalian syawalan,” ucapnya.

Di kategori U50, Setiyo juga mengungkapkan semangatnya untuk terus berkembang meski belum meraih hasil maksimal. Ia mengaku telah melakukan persiapan matang dan bertekad meningkatkan kemampuan di masa mendatang. “Saya tidak akan menyerah, saya akan giat berlatih lebih keras lagi agar pertandingan selanjutnya bisa meraih hasil maksimal,” katanya.

Final panas kategori U60 antara Edi Rukapi (kiri) dan Markus (kanan) di Turnamen Tenis Meja Veteran “Jogja Istimewa” di PTM Ceria, Perumahan Tiara, Sleman. (Foto: Panitia)

Adapun hasil akhir turnamen mencatat para pemenang dari masing-masing kategori. Pada kategori U60, juara pertama diraih oleh Edi Rukapi dari Taruna Jaya Tegal, disusul Markus dari Ganjuran sebagai juara kedua, serta Koh Cun dari Magelang dan Gustin dari TW–TW sebagai juara ketiga bersama.

Sementara itu, pada kategori U50, juara pertama diraih Mbah Tris dari Magelang, juara kedua Santoso dari STMC, serta posisi juara ketiga bersama ditempati Gustin dari TW–TW dan Budiman dari Donkre.

Panitia berharap turnamen ini dapat terus digelar secara rutin setiap tahun dengan jumlah peserta yang semakin meningkat. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini dinilai mampu memperkuat hubungan sosial antar komunitas tenis meja veteran. Markus pun optimistis turnamen serupa akan terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....