CTC Night Trail Ultra 2026 Fasilitasi Pelari Disabilitas
- 10 Feb 2026 11:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ajang lari trail bertajuk Coast to Coast Night Trail Ultra 2026 (CTC 2026) menunjukkan komitmen sebagai event olahraga yang inklusif dengan memfasilitasi pelari disabilitas. Hal tersebut disampaikan Race Director CTC 2026 Roostian Gamananda, dalam konferensi pres yang digelar Komunitas Trail Runners Yogyakarta (TRY), Minggu 8 Februari 2026 di D’Senopati Malioboro Grand Hotel.
CTC 2026 tak hanya menghadirkan tantangan lari lintas alam di pesisir selatan Yogyakarta, tetapi juga membuka ruang inklusif bagi pelari disabilitas. Roostian menjelaskan bahwa pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, CTC telah diikuti oleh pelari disabilitas.
“Kami coba memfasilitasi teman-teman disabilitas yang mungkin tahun ini kita baru bisa nge-reach out teman-teman yang pelari tuli,” ujarnya.
Ia menjelaskan pelari tuli tersebut dijadwalkan mengikuti kategori 7 kilometer. Untuk memastikan tidak terputusnya komunikasi antara panitia dan peserta, penyelenggara melibatkan anggota Komunitas Bawayang sebagai interpreter bahasa isyarat selama acara berlangsung.
“Kami tidak ingin memutus rantai komunikasi antara panitia dan pelari, terutama menyangkut faktor keselamatan,” katanya.
Langkah ini mendapat apresiasi dari Anggota DPRD DIY, M Lisman Puja Kesuma. Menurutnya, event olahraga seharusnya terbuka bagi siapa pun tanpa membedakan kondisi fisik.
“Siapapun ketika memang mereka bisa berlari, kita support. Jangan ada pembeda antara disabilitas dan non-disabilitas. Ini justru harus kita kembangkan dan tunjukkan bahwa mereka juga masih bisa,” ujar Roostian.
Ia menambahkan, kehadiran interpreter dalam event lari seperti CTC 2026 merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan pelari disabilitas. Peran interpreter juga dinilai krusial, terutama saat penyampaian informasi di start line, di mana Race Director memberikan arahan sebelum lomba dimulai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....