CTC Night Trail Ultra 2026 Bakal Prioritaskan Keselamatan Pelari
- 10 Feb 2026 10:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ajang Coast to Coast Night Trail Ultra 2026 (CTC 2026) kembali digelar pada 14 -15 Februari 2026 di kawasan pesisir pantai selatan Kabupaten Bantul, DIY. Dengan karakter lintasan ekstrem dan kondisi alam terbuka, aspek keselamatan dan kesehatan pelari menjadi perhatian utama penyelenggara.
Event lari lintas alam berskala internasional ini menempuh rute pesisir pantai pada malam hari dengan jarak ultra, lebih dari 42 kilometer. Race Director CTC 2026, Roostian Gamananda menegaskan bahwa seluruh konsep penyelenggaraan dirancang agar peserta dapat berlari dengan aman hingga garis finis.
“Semua pelari tujuan utamanya sehat, bahagia, finish happy, dan pulang ke rumah dengan selamat. Dari tahun ke tahun kami terus belajar dan melakukan improvisasi, termasuk belajar dari event internasional,” ujar Roostian.
Ia menjelaskan, CTC 2026 telah mengantongi sertifikasi internasional dari International Trail Running Association (ITRA) serta sertifikasi nasional dari Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI). Tahun ini, penyelenggara juga menghadirkan konsep baru dalam sistem keselamatan yang dikembangkan bersama tim medis.
Pihaknya penyediaan dua mini ICU, masing-masing satu bersifat mobile yang berkeliling rute dan satu stay di area Rest Village. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mengakomodasi kondisi darurat selama perlombaan berlangsung.
“Bagi kami, seluruh rute adalah zona kritis. Bukan berarti berbahaya, tapi justru harus mendapat perhatian penuh, termasuk di water station. Jarak antar water station kami buat tidak terlalu jauh agar hidrasi dan nutrisi peserta benar-benar terjaga,” katanya.
Terkait cuaca, Roostian menjelaskan pihaknya telah menyiapkan skema mitigasi risiko dengan berkoordinasi bersama BPBD, tim SAR, dan komunitas lokal. Salah satu langkah antisipasi adalah mekanisme penundaan race jika terjadi kondisi cuaca berbahaya, terutama petir.
“Skema penundaan race itu mulai dari 30, 60, 90, dan 120 menit. Nanti 120 menit terakhir baru kita akan pastikan kembali seperti apa, apakah bia dilanjut maksimal atau memang benar-benar kategori ini kita stop,” ucapnya menjelaskan.
Sebagai informasi, hingga saat ini, tercatat lebih dari 5.800 peserta dari 23 negara telah mendaftar event tersebut. CTC 2026 juga berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata melalui Badan Penyelenggara Otorita Borobudur (BPOB), Sibakul Jogja, serta Visiting Jogja sebagai partner-sponsor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....