Berikut Catatan Sejarah dan Deretan Tim Juara Proliga
- 06 Jan 2026 09:16 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Kompetisi bola voli profesional tertinggi di Indonesia, PLN Mobile Proliga 2025 akan segera digelar. Opening ceremony sekaligus laga pembuka akan digelar di GOR Terpadu Pontianak 8 Januari 2026.
Menilik dari perjalanannya, kompetisi ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2002. Melansir dari laman resmi Proliga, kejuaraan ini muncul dari visi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) untuk menciptakan kompetisi bola voli yang lebih terorganisir dan profesional.
Pada awal penyelenggaraannya, Proliga hanya diikuti oleh beberapa klub. Namun seiring waktu jumlah peserta terus bertambah selaras dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga bola voli. Di era awal Proliga, tim-tim seperti Surabaya Samator dan Jakarta Electric PLN mendominasi kompetisi dengan prestasi gemilang mereka.
Format kompetisi juga terus mengalami penyempurnaan, dari sistem home-away menjadi seri wilayah hingga babak final four yang menarik perhatian penonton. Proliga telah melahirkan banyak pemain nasional berkualitas dan menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat.
Sepanjang sejarahnya, kompetisi ini juga telah mengalami berbagai dinamika, termasuk masa pandemi COVID-19 yang memaksa penyelenggaraan turnamen beradaptasi dengan protokol kesehatan ketat. Sejak kemunculannya, Proliga telah berkontribusi besar dalam perkembangan bola voli nasional.
Kompetisi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pemain dan tim lokal, tetapi juga membuka peluang bagi klub-klub untuk mendatangkan pemain asing yang membantu meningkatkan standar permainan. Kehadiran sponsor besar dan liputan media yang masif juga telah membantu Proliga tumbuh menjadi kompetisi profesional yang diminati publik dan menjadi etalase prestasi bola voli Indonesia. (semi/ros)
Berikut daftar juara Proliga dari masa ke masa:
Sektor Putra
2002: Bandung Tectona
2003: Jakarta Phinisi Bank BNI
2004: Surabaya Samator
2005: Jakarta BNI Taplus
2006: Jakarta BNI Taplus
2007: Surabaya Samator
2008: Jakarta P2B Sananta
2009: Surabaya Samator
2010: Jakarta BNI Taplus
2011: Palembang Bank Sumsel Babel
2012: Jakarta BNI Taplus
2013: Palembang Bank Sumsel Babel
2014: Surabaya Samator
2015: Jakarta Electric PLN
2016: Surabaya Bhayangkara Samator
2017: Jakarta Pertamina Energi
2018: Surabaya Bhayangkara Samator
2019: Surabaya Bhayangkara Samator
2020: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
2021: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
2022: Bogor LavAni
2023: Jakarta LavAni Allobank
2024: Jakarta Bhayangkara Presisi
2025: Jakarta Bhayangkara Presisi
Sektor Putri
2002: Jakarta Monas
2003: Bandung Art Deco Bank Jabar
2004: Jakarta Electric PLN
2005: Jakarta BNI Taplus
2006: Bandung Art Deco Bank Jabar
2007: Surabaya Bank Jatim
2008: Surabaya Bank Jatim
2009: Jakarta Electric PLN
2010: Jakarta BNI Taplus
2011: Jakarta Electric PLN
2012: Jakarta Popsivo Polwan
2013: Jakarta PGN Popsivo Polwan
2014: Jakarta Pertamina Energi
2015: Jakarta Electric PLN
2016: Jakarta Electric PLN
2017: Jakarta Electric PLN
2018: Jakarta Pertamina Energi
2019: Jakarta PGN Popsivo Polwan
2020: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
2021: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
2022: Bandung BJB Tandamata
2023: Bandung BJB Tandamata
2024: Jakarta BIN
2025: Jakarta Pertamina Enduro
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....