The Dream Team VNL 2025, Siapa Saja?
- 05 Agt 2025 09:44 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: The Dream Team VNL 2025 diumumkan pada hari Senin (4/8/2025), sehari setelah laga puncak dipertandingkan. Keempat tim yang berlaga di partai terakhir VNL, Polandia, Italia, Brasil, dan Slovenia, menyumbangkan pemainnya tergabung dalam tim impian.
Berikut susunan pemain yang terpilih menjadi The Dream Team VNL 2025:
Setter: Simone Giannelli (Italia)
Opposite: Kewin Sasak (Polandia)
Outside hitter: Alessandro Michieletto (Italia), Wilfredo Leon (Polandia)
Middle blocker: Jakub Kochanowski (Polandia), Jan Kozamernik (Slovenia)
Libero: Maique Reis Nascimento (Brasil)
Salah satu pemain bola voli terbaik dunia saat ini, setter Italia berusia 28 tahun Simone Giannelli, sudah pernah meraih berbagai penghargaan Most Valuable Player (MVP) dan Best Setter di berbagai kompetisi internasional besar. Kini, ia juga terpilih dalam VNL Dream Team untuk pertama kalinya dalam kariernya. Ia menjadi kapten tim Italia sepanjang VNL 2025 dan menghasilkan 350 set sukses dalam perjalanannya meraih medali pertama bagi timnya di kompetisi tersebut.
Di usia 28 tahun Kewin Sasak menjalani debut yang gemilang untuk tim nasional Polandia dan memimpin skuad meraih medali emas VNL 2025. Dalam 15 pertandingan, ia mengumpulkan 172 poin, termasuk 15 ace servis dan 16 block point, menjadikannya pemain paling produktif di timnya.
Serupa dengan rekan setimnya Giannelli, Alessandro Michieletto yang berusia 23 tahun telah meraih sejumlah penghargaan individu di kompetisi besar sepanjang kariernya. Tetapi nominasi outside hitter untuk Dream Team ini merupakan pengakuan pertamanya di VNL. Ia adalah pencetak skor terbanyak bagi Italia untuk meraih medali VNL pertama mereka dengan total 167 poin dalam 11 pertandingan yang dimainkan.
Berikutnya, pemain bintang kelahiran Kuba berusia 32 tahun Wilfredo Leon yang bergabung dengan tim Polandia hanya pada pekan kompetisi terakhir babak penyisihan dan final. Meski bergabung di fase akhir, tetapi ia menorehkan total 87 poin hanya dalam tujuh pertandingan yang dimainkan.
Torehannya ini termasuk 16 poin yang menjadikannya pencetak poin terbanyak dalam laga final. Catatan poin yang menjadikan Polandia meraih medali emas ini membuatnya mendapatkan nominasi VNL Dream Team pertamanya untuk menambah koleksi penghargaan individu yang telah diraihnya.
Jakub Kochanowski, middle blocke Polandia yang berusia 28 tahun, menjadi kapten timnya meraih gelar juara di VNL 2025 dan mendapatkan tempat di Dream Team, mengulang penghargaan individu yang diterimanya pada VNL 2023 dan VNL 2024. Seperti rekan setimnya Leon, Kochanowski hanya tampil dalam tujuh pertandingan terakhir tim dalam perjalanan meraih gelar juara.
Slovenia juga menyumbangkan satu pemainnya dalam Dream Team, yaitu middle blocker sekaligus kapten tim Jan Kozamernik yang meraih penghargaan individu VNL pertamanya. Ia memimpin dan menginspirasi timnya sepanjang perjalanan mereka hingga mencapai semifinal VNL untuk ketiga kalinya dalam sejarah dan menyumbang total 103 poin.
Dengan catatan 119 digs dalam 15 pertandingan Brasil dalam meraih medali perunggu VNL 2025, libero berusia 28 tahun Maique Reis Nascimento, unggul 34 digs di puncak daftar terbaik. Ia juga menjadi runner-up dalam daftar receive terbaik dengan 88 umpan sukses, yang menajadikannya mendapat satu tempat di Dream Team sebagai libero terbaik turnamen, sekaligus penghargaan individu pertamanya di VNL. (semi/par)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....