Diterima PP Muhammadiyah, Partai Gema Bangsa Serap Nasihat Kebangsaan Prof. Haedar
- 30 Sep 2026 16:35 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa menggelar agenda silaturahmi kebangsaan ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu, 30 September 2026. Rombongan diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., beserta jajaran pimpinan PP Muhammadiyah.
Pertemuan tersebut berfokus pada dialog strategis mengenai dinamika sosial-politik terkini serta penajaman komitmen perjuangan menuju kemandirian bangsa. Selain visi besar partai, masukan dan saran juga diberikan Ketua Umum PP Muhammadiyah kepada Partai Gema Bangsa.
Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian dari silaturrahim kebangsaan partainya untuk menyerap gagasan, nasihat, dan pandangan visioner dari tokoh-tokoh bangsa, khususnya PP Muhammadiyah. Sehingga misi dan cita-cita Partai Gema Bangsa Kemandirian Bangsa semakin lebih tajam.
Dialog dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif, mencakup pertukaran gagasan konstruktif tentang penguatan etika politik, kedaulatan ekonomi, pendidikan, serta peran kekuatan masyarakat sipil dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam merawat persatuan nasional di tengah tantangan global maupun domestik. Bahkan menurut Ahmad Rofiq, gagasan terkait desentralisasi politik dan Kemandirian Bangsa disambut baik, dan sejumlah masukan serta saran diberikan.
"Kami banyak sekali diberikan masukan, saran, dan yang terkait langsung dengan bagaimana membumikan desentralisasi politik dalam situasi demokrasi yang serba transaksional hari ini. Memang ini tidak gampang, bagaimana keluar dari jeratan sentralistik, jeratan yang sifatnya sangat transaksional ini, tetapi kami disemangati bahwa desentralisasi ini bisa menjadi harapan baru buat masa depan demokrasi di Indonesia," katanya, seusai pertemuan.
Dalam kunjungan resmi tersebut, Ahmad Rofiq hadir didampingi oleh unsur pimpinan teras DPP Partai Gema Bangsa Hadir dalam pertemuan Sekjen Muhammad Sopiyan dan Bendahara Umum Ary Oskandar, serta jajaran pimpinan lain Waketum Gema Bangsa Abdul Khaliq Ahmad, Joko Kanigoro Waketum Gema Bangsa, Waketum Jamalul Izza, Ketua Bidang UMKM Koperasi dan Ekonomi Kreatif Henky Eko Sriyantono, Ketua Bappilu Gema Bangsa Yani M Hartadi Lee, Ketua Bidang OKK sekaligus Sekretaris Bappilu Hardiansyah, serta Wasekjen Hasan Asy'ari.
Melalui saran dan masukan dari para tokoh termasuk PP Muhammadiyah ini Ahmad Rofiq optimis, akan ada perubahan di tingkat akar rumput. Sehingga pekerjaan besar dari Partai Gema Bangsa adalah meyakinkan akar rumput untuk bisa menerima gagasan terkait desentralisasi dan kemandirian bangsa.
"Beliau tadi, Profesor Haedar Nasir juga menyampaikan harus dikuatkan desentralisasi politik dan kemandirian bangsa, itu harus menjadi satu tagline, satu kesatuan agar itu menjadi spirit perjuangan. Dan apa yang beliau sampaikan tentu akan kami jalankan karena ini adalah masukan dari tokoh, dari pemimpin ormas terbesar yang menurut saya ini juga menjadi bagian dari kegelisahan beliau melihat problematika kebangsaan hari ini," ucapnya.
Ahmad Rofiq juga meyakini, desentralisasi politik yang menjadi cita-cita partainya jika dijalankan, bisa menjadikan pertumbuhan Indonesia yang semakin cepat. Karena didukung pemerataan dan kemajuan daerah yang selama ini dinilai masih sekadar janji-janji.
"Jadi buat kami, ini adalah tantangan, tapi buat kami juga kita diberikan kemudahan. Ketergantungan yang dibangun oleh pusat itu selalu terus-menerus dipertahankan, sehingga daerah enggak maju-maju, orang atas sibuk korupsi, orang atas sibuk mengatur diri tanpa memperhatikan kesejahteraan lokal. Makanya buat saya desentralisasi ini adalah mantra politik yang paling efektif untuk membangkitkan perlawanan dari bawah dalam rangka ingin memajukan Indonesia itu dari daerah," ujarnya.
Melalui pertemuan ini, Partai Gema Bangsa berharap masukan dan pandangan dari PP Muhammadiyah dapat menjadi landasan moral serta pijakan strategis partai dalam menyuarakan kebijakan publik yang berpihak kepada kemaslahatan rakyat luas dan martabat bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....