Badan Geologi: Erupsi Gunung Api Serentak Fenomena Alami
- 08 Sep 2026 12:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk tidak resah terkait peningkatan aktivitas dan erupsi sejumlah gunung berapi di Indonesia. Fenomena gunung api yang mengalami erupsi pada waktu berdekatan merupakan hal alami dan tidak saling memicu satu sama lain.
Melalui akun media sosial resminya di threads, Badan Geologi menjelaskan bahwa posisi Indonesia di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik menyebabkan banyaknya keberadaan gunung api aktif. Kondisi geologis ini memungkinkan beberapa gunung mengalami erupsi secara bersamaan secara alami.
“Ini tidak otomatis berarti ada satu fenomena besar yang menghubungkan semuanya,” tulis akun @badan.geologi.
Masyarakat diminta memahami bahwa setiap gunung api memiliki karakteristik serta sistem magma yang berbeda, sehingga erupsinya tidak selalu berdampak dalam skala besar. Perubahan aktivitas dari pola normal menjadi indikator utama yang perlu diwaspadai.
“Yang penting adalah apakah aktivitasnya berubah signifikan dari pola normal sebelumnya. Patuhi rekomendasi radius bahaya!” tulisnya.
Sejumlah gunung berapi yang saat ini tercatat mengalami peningkatan aktivitas maupun erupsi di antaranya Gunung Sinabung, Anak Krakatau, Merapi, Semeru, Ibu, Lewotobi Laki-laki, Dukono, dan Ili Lewotolok.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menghindari panik, serta selalu mematuhi rekomendasi radius aman dari pemerintah daerah, BPBD, dan Badan Geologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....