Di Hari Kemerdekaan, RSUP Sardjito Kirim Tim Medis Bantu Korban Gempa NTT

  • 17 Agt 2026 10:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Di tengah hiruk pikuk perayaan kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, rasa empati yang besar ditunjukkan oleh Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Sardjito Yogyakarta. Usai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, manajemen RSUP Sardjito melepas tim medis yang diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak tujuh tenaga medis dilepas, Senin, 17 Agustus pagi, untuk membantu korban bencana gempa bumi di NTT. Pelepasan tim ini bagian dari respons Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sesuai arahan Menkes Budi Gunadi Sadikin.

"Pengiriman tim medis tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Kementerian Kesehatan yang menginstruksikan rumah sakit-rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan untuk turut memberikan dukungan pelayanan kesehatan dalam penanganan korban bencana," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Sardjito, Banu Hermawan.

Tim medis RSUP dr Sardjito dipimpin oleh Dr dr Yuda Mathan Sakti, SpOT, Subsp.OTB(K), akan menjalankan misi pelayanan kesehatan dengan fokus wilayah operasional di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada di NTT.

Empat dokter

Pelepasan Tim Medis yang diberangkatkan dilakukan pada momentum Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di RSUP Sardjito. Tim terdiri atas Dr dr Yuda Mathan Sakti, SpOT, Subsp.OTB(K) sebagai ketua tim, dr Sharfan Anzhari, Sp.OT, dr Nashiruddin, SpAn-TI, dr Ratna Sari Kalembu, SpB, serta tiga tenaga keperawatan yaitu Lutfi Tomi Amboro, AMd.Kep, Sigit Prabowo, SKep., Ners, dan Nur Ahmad, AMK.

"Tim yang memiliki kompetensi multidisiplin tersebut akan mendukung pelayanan medis bagi masyarakat terdampak sekaligus memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di wilayah yang menjadi lokasi penanganan korban gempa," ucapnya.

Keberangkatan tim RSUP Sardjito menjadi bagian dari semangat respons cepat dan kolaborasi antarrumah sakit Kementerian Kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan akibat bencana.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk Kepedulian dan Pengabdian kepada Bangsa. Direktur Utama RSUP dr Sardjito, Dr dr Romanianto, SpBO, MARS menyatakan, pengiriman tenaga medis ke NTT merupakan wujud kepedulian sekaligus pengabdian RSUP Sardjito kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Pengiriman tim medis RSUP Dr. Sardjito ke NTT ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada bangsa dan negara. Saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi situasi yang tidak mudah akibat bencana. Karena itu, kami berupaya hadir dan memberikan bantuan terbaik melalui tenaga kesehatan yang kami miliki,” ujar Romanianto.

Rasa aman dan kepedulian

Menurutnya, dalam situasi bencana, kehadiran tenaga kesehatan tidak hanya dibutuhkan untuk memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak.

“Kami berharap tim yang diberangkatkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta memperkuat pelayanan kesehatan di RSUD Bajawa di Kabupaten Ngada. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian RSUP Dr. Sardjito dalam mendukung pemerintah menangani situasi bencana,” ucap dia.

Romanianto menegaskan, RSUP Sardjito berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana dan kegawatdaruratan kesehatan. Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSUP dr Sardjito tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan dalam situasi darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....