Pray for NTT: Dewan Pembina PBSU Dewanto Serukan Pentingnya Solidaritas
- 16 Agt 2026 00:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta — Musibah bencana gempa bumi di Pulau Flores, NTT mengetuk hati seluruh masyarakat Indonesia. Tidak terkecuali dari masyarakat Batak Sumatera Utara yang ada di Yogyakarta.
Dewan Pembina Pesona Budaya Sumatera Utara (PBSU), Dewanto P Siregar, menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang melanda wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, ia turut menginiasi aksi sosial dan bantuan kepada masyarakat NTT yang saat ini tengah membutuhkan pertolongan di berbagai bidang kehidupannya.
Pernyataan kepedulian yang disampaikannya Dewanto P Siregar, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan bagi para korban terdampak bencana. Dewanto mendoakan agar korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
"Turut berduka cita yang sangat mendalam atas musibah gempa bumi yang terjadi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Semoga para korban diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan untuk saudara-saudara kita yang terdampak, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, serta segera mendapatkan bantuan serta pemulihan," ujarnya, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Dewanto menambahkan, solidaritas sesama merupakan misi kemanusiaan, yang tidak memandang SARA. Seperti halnya kedekatan warga Batak dan NTT juga telah terjalin setidaknya dari para pelajar dan mahasiswa serta para tokoh sesepuh.
"Kita juga mendengar dan turut prihain atas musibah yang juga menimpa salah satu sesepuh NTT yakni saudara kita, Marcel (Bajawa), di mana keluarganya di NTT juga saat ini mendapatkan musibah gempa. Rumah orang tuanya hancur, bahkan adiknya mengalami patah kaki dan tangan. Kami keluarga besar PBSU turut prihatin dan semoga masyarakat NTT bisa segera bangkit pasca musibah gempa ini," katanya.
Terkait penanganan dampak bencana Gempa NTT, Dewanto mendukung dan mengapresiasi gerak cepat Pemerintah termasuk Basarnas yang turun langsung ke lokasi-lokasi terdampak, melalui team evakuasi Basarnas. Selaku garda terdepan penyelamatan jiwa, Basarnas telah bergerak melakukan evakuasi dengan cepat dalam upaya mitigasi bencana.
"Kita apresiasi kesigapan tim Basarnas dibawah komando Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, yang tanggap dalam upaya mitigasi bencana. Kabasarnas juga telah berkoordinasi langsung dengan Basarnas NTT. Kita apresiasi setingginya dibawah kepemimpinan beliau semua langsung tanggap, cepat dan terkoordiasi dengan baik, kita doakan semua tim bisa bergerak maksimal," ujarnya, menjelaskan.
Selain itu, Dewanto P Siregar melalui Pesona Budaya Sumatera Utara (PBSU) juga menyerukan, semangat persatuan dan gotong royong nasional untuk membantu meringankan beban masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa-masa sulit akibat bencana alam ini. Ia juga menegaskan, pentingnya solidaritas antarsesama anak bangsa dalam menghadapi situasi darurat bencana.
“Kita bersatu, kita peduli, kita bangkit bersama,” ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....