Kekeringan Meluas di Belasan Provinsi
- 10 Agt 2026 13:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Belasan provinsi di Indonesia terdampak kekeringan, akibat pengaruh El Nino atau pemanasan suhu muka laut di Samudera Pasifik. Namun hingga kini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menganggap masing-masing provinsi masih bisa menangani bencana kekeringan secara mandiri. Jika kemudian ada daerah yang menetapkan status siaga darurat, BNPB bisa turun tangan.
”Tentunya kalau beberapa daerah akan menetapkan (siaga darurat kekeringan) ya kami akan melihat itu,” katanya usai bertemu Gubernur DIY di Yogyakarta, Senin, 10 Agustus 2026. ”Sampai saat ini memang belum ada yang menetapkan.”
Meski tidak menyebut alokasi anggaran, namun Raditya memastikan BNPB siap menyalurkan bantuan kedaruratan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Misalkan pengadaan tangki air, mesin pompa air maupun dukungan lainnya.
”Misalkan dukungan untuk modifikasi cuaca,” ujarnya. ”Itu dilakukan kalau memang diperlukan hujan, untuk mengisi persediaan air di waduk dan seterusnya.”
Sedangkan untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga kini terpantau masih aman. Sehingga belum menetapkan status siaga darurat kekeringan. ”Kita terus koordinasi dengan BPBD setempat dan BPBD di daerah lain.”
Terkait kebakaran hutan di beberapa daerah akibat musim kemarau, BNPB telah melakukan penanganan. Raditya juga memastikan, Kepala BNPB turun langsung ke lapangan, untuk memantau situasi di daerah terdampak.
”Kita lakukan surveillance (pemetaan) dari udara menggunakan helikopter,” katanya. ”Kita juga pantau dari satelit, untuk mengetahui letak hotspot pemicu kebakaran."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....