Dunia Seni Rupa Berduka, Sahabat dan Seniman Senior Kenang Sosok Nasirun

  • 01 Agt 2026 11:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dunia seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni lukis asal Yogyakarta, Nasirun, meninggal dunia pada Sabtu 1 Agustus 2026 sekitar pukul 05.58 WIB di RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar di kalangan seniman, budayawan, dan pecinta seni, mengingat Nasirun merupakan salah satu perupa paling berpengaruh di Indonesia.

Kabar duka atas wafatnya pelukis Nasirun turut disampaikan oleh sahabat sekaligus sesama perupa, Entang Wiharso. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @entangwiharso, ia mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian sosok yang telah lama dikenalnya.

“Selamat jalan Run, sahabatku. Semoga Khusnul Khotimah. Terimakasih atas semua kenangan indah yang telah kita bagi bersama saat kuliah dan terakhir ketemu di photo ini. Doa terbaik kami selalu menyertaimu dan keluargamu, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Amiin,’’ tulisnya dalam unggahan akun instagram Sabtu pagi, 1 Agustus 2026.

Unggahan tersebut, sontak mendapat respon like dan komentar dari kalangan seniman. Salah satunya kurator seni terkemuka di Indonesia, Jim Supangkat, yang turut menyampaikan rasa kehilangannya. ‘’Selamat jalan, Run. Akan selalu mengenang perjalanan kita. Istirahatlah dengan tenang. Untuk keluarga semoga diberikan ketabahan,’’ ucapnya.

Selain Entang Wiharso, dosen Seni Rupa ISI Yogyakarta, I Gede Arya Sucitra, turut menyampaikan belasungkawa melalui unggahan di media sosialnya. Dalam pesannya, ia mengungkapkan rasa kehilangan atas wafatnya Nasirun yang dinilainya sebagai salah satu tokoh penting seni rupa Indonesia. ‘Rest in Peace, Kakanda Nasirun. Seniman boleh berpulang, tetapi jejak estetik, ketulusan, dan semangatnya akan terus hidup dalam setiap generasi yang ia inspirasi,’’ ucapnya.

Nasirun lahir di Cilacap pada 1965, menempuh pendidikan seni di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, dan dikenal sebagai salah satu maestro seni rupa Indonesia. Selama perjalanan kariernya, ia dikenal melalui bahasa visual yang khas, memadukan simbol, kaligrafi, serta kekayaan budaya Jawa, spiritualitas, satire sosial dan kontemporer. Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai museum dan galeri di Indonesia maupun mancanegara, menjadikannya sebagai salah satu figure penting dalam perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia.

Kepergian Nasirun menjadi kehilangan besar bagi dunia seni rupa Indonesia, khususnya Yogyakarta yang selama ini menjadi ruang berkarya dan pengabdiannya. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, almarhum rencananya akan dimakamkan di Makam Seniman Girisapto, Imogiri, Bantul, pada Sabtu siang pukul 14.00 WIB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....