Gerakan Ananda Bersinar Jadi Andalan BNN Bentengi Anak dari Bahaya Narkoba
- 30 Jun 2026 19:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui Gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkoba). Gerakan ini berfokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini guna membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan kuat menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY), Faried Zulkarnain, mengatakan pembinaan kepada anak menjadi langkah penting mengingat kelompok usia remaja masih menjadi sasaran utama penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, karakter dan pemahaman mengenai bahaya narkoba harus ditanamkan sejak masa pertumbuhan.
"Kami menjalankan program Ananda Bersinar karena anak merupakan benteng paling awal. Kalau kita sudah lakukan pembinaan dengan baik kepada anak, ketika tumbuh besar nanti sudah mempunyai kesadaran yang kuat untuk menjauhi narkoba," ucap Faried dalam kegiatan BNN Goes to Campus berkolaborasi dengan RRI Yogyakarta, di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Jumat, 26 Juni 2026.
Faried mengatakan, pembinaan sejak dini akan membentuk kemampuan anak untuk mengenali risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus memproteksi dirinya ketika menghadapi pengaruh negatif dari lingkungan. Dengan bekal pengetahuan tersebut, mereka diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat saat dewasa nanti.
Program Ananda Bersinar juga menjadi respons atas tingginya angka penyalahgunaan narkoba di DIY. Berdasarkan data BNNP DIY, wilayah ini masih menempati peringkat kelima nasional dalam penyalahgunaan narkoba, dengan kelompok usia 14 hingga 25 tahun menjadi salah satu yang paling rentan.
Melalui berbagai kegiatan edukasi di sekolah maupun perguruan tinggi, BNNP DIY berharap semakin banyak anak dan remaja yang memahami dampak buruk narkoba. Edukasi tersebut juga diharapkan melahirkan agen-agen perubahan yang mampu mengajak teman sebaya untuk menjauhi narkoba.
Faried menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurutnya, keluarga, sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam menyukseskan Gerakan Ananda Bersinar agar lahir generasi yang sehat, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....