Pertamax Naik, Harga Pertalite dan Biosolar Tetap

  • 10 Jun 2026 09:42 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Perseroan Terbatas (PT) Pertamina melalui Subholding Commercial & Trading, Pertamina Patra Niaga, resmi menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang berlaku mulai 10 Juni 2026. Penyesuaian ini berdampak pada kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green 95, sementara harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan tetap tidak mengalami perubahan.

Kebijakan penyesuaian harga tersebut dilakukan setelah melalui koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator. Evaluasi berkala dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, serta harga pasar keekonomian yang menjadi dasar dalam penetapan harga BBM non subsidi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa perubahan harga merupakan bagian dari mekanisme yang telah diatur pemerintah. Menurutnya, langkah tersebut juga bertujuan menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan sekaligus memastikan kualitas layanan dan ketahanan pasokan energi nasional tetap terjaga. “Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 9 Juni 2026.

Berdasarkan daftar harga terbaru, Pertamax (RON 92) mengalami kenaikan dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter atau naik Rp3.950 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter atau bertambah Rp4.100 per liter. Adapun Pertamax Turbo (RON 98) tetap dipertahankan pada harga Rp20.750 per liter.

Untuk produk diesel non subsidi, Pertamina tidak melakukan perubahan harga. Dexlite (CN 51) tetap dijual Rp23.000 per liter, sedangkan Pertamina Dex (CN 53) tetap berada di level Rp24.800 per liter. Di sisi lain, pemerintah dan Pertamina juga memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami penyesuaian, dengan Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Roberth menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga akan terus menjaga ketersediaan BBM di seluruh wilayah Indonesia agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. “Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” katanya. Dengan penyesuaian ini, Pertamina berharap distribusi energi nasional tetap berjalan lancar di tengah dinamika harga energi global yang terus berfluktuasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....