Perusahaan Albania Akui Kualitas Tenaga Kerja Indonesia
- 31 Mei 2026 20:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Kualitas tenaga kerja Indonesia kembali mendapat pengakuan dari dunia industri internasional. Perusahaan yang bergerak di sektor perhotelan di Albania menilai pekerja asal Indonesia memiliki kombinasi kompetensi teknis dan sikap kerja yang menjadi kebutuhan utama pasar global saat ini.
Perwakilan Hotel Human Resources Corporate Albania, Igli Tavlinezh, menyampaikan apresiasi terhadap tenaga kerja Indonesia saat menjadi narasumber dalam Webinar Seri 1 LKP Mendunia yang diselenggarakan Kemendikdasmen, Jumat, 29 Mei 2026.
Menurut Igli, berdasarkan pengalaman perusahaannya, pekerja Indonesia menunjukkan dedikasi tinggi dan kemampuan belajar yang cepat. Selain itu, mereka juga dinilai memiliki sikap profesional yang memudahkan proses adaptasi di lingkungan kerja internasional.
“Tenaga kerja asal Indonesia menunjukkan dedikasi yang tinggi, kemampuan belajar yang cepat, serta sikap kerja yang profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa industri global saat ini tidak hanya membutuhkan pekerja yang memiliki keterampilan teknis. Integritas, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja dalam tim multikultural juga menjadi aspek penting dalam proses rekrutmen.
Igli menilai banyak lulusan Indonesia yang telah memenuhi kriteria tersebut sehingga memiliki peluang besar untuk berkembang di berbagai sektor industri internasional. Hal itu sekaligus menunjukkan daya saing sumber daya manusia Indonesia yang terus meningkat.
| Baca juga: Penataan Kali Code akan Jadi Model Nasional |
Pengakuan dari industri global tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia pendidikan dan pelatihan di Indonesia. Kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha dinilai penting untuk terus meningkatkan kualitas lulusan agar semakin siap bersaing di tingkat internasional.
Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, mengatakan pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global. Saat ini terdapat sekitar 12.601 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang tersebar di berbagai daerah dengan beragam bidang keterampilan.
Yaya menambahkan, tren penempatan lulusan LKP ke luar negeri terus menunjukkan peningkatan, terutama pada sektor perhotelan, caregiver, terapi spa, kapal pesiar, hingga industri manufaktur. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap kualitas lulusan pendidikan kursus Indonesia.
"Tren kebekerjaan lulusan LKP di luar negeri menunjukkan perkembangan yang positif. Ini menjadi bukti bahwa kompetensi lulusan pendidikan kursus Indonesia semakin mendapat pengakuan dari industri global," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....