Gigih Advokasi Rakyat, GKR Hemas Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards
- 07 Mei 2026 16:37 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas kembali memperoleh apresiasi nasional berkat konsistensinya memperjuangkan kepentingan masyarakat. Dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026, GKR Hemas menerima penghargaan Outstanding Leader in Public Advocacy and Representation atas kiprahnya mengawal aspirasi publik, khususnya terkait perempuan, daerah, dan kebudayaan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pendiri sekaligus Ketua Yayasan CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, dalam acara bertajuk “Empowered Women, Empowering the Nation” yang berlangsung di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa, 5 Mei malam. Tampak hadir Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang mendampingi sosok GKR Hemas.
Setelah menerima penghargaan, GKR Hemas menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Menurutnya, perkembangan perempuan Indonesia saat ini telah menunjukkan kemajuan signifikan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di mata dunia, terutama dalam akses pendidikan dan ruang berkarya yang semakin terbuka.
“Dari perjuangan Ibu Kartini, kita kini lebih maju dalam pendidikan dan ruang berkarya. Perempuan Indonesia tidak hanya menjadi tolok ukur di dalam negeri, tetapi juga bagi dunia. Mereka kian tangguh dan berdaya, termasuk di pemerintahan dan legislatif,” ucap GKR Hemas.
Selama menjadi senator, GKR Hemas dikenal konsisten memperjuangkan penguatan daerah, pemberdayaan perempuan, serta pelestarian budaya dalam sistem demokrasi modern. Perempuan bernama asli Tatiek Dradjad Suprihastuti tersebut juga aktif mengawal berbagai isu strategis mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga kebudayaan.
Perempuan penggerak
Menurut istri Gubernur DIY itu, perempuan saat ini tidak lagi hanya hadir sebagai simbol, melainkan telah menjadi penggerak penting dalam berbagai persoalan publik, terutama yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Meski demikian, ia menilai kesempatan bagi perempuan masih perlu terus diperluas agar tercipta kesetaraan yang lebih baik.
“Perempuan Indonesia itu sebenarnya sudah terlihat berani dan tangguh. Namun, kesempatan yang diberikan masih belum sepenuhnya merata, sehingga perlu diimbangi dengan akses yang setara,” kata GKR Hemas.
GKR Hemas juga menekankan, advokasi publik harus dibangun dari kedekatan dengan masyarakat serta berpijak pada nilai-nilai lokal.
“Saya percaya advokasi sejati lahir dari mendengarkan langsung keluhan warga, bukan dari ruang-ruang rapat tertutup. Karena itu, saya akan terus mendorong agar suara daerah tidak tenggelam dalam arus kebijakan yang sentralistis,” kata GKR Hemas.
Ia menambahkan, pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam mendorong perubahan sosial. Ketika perempuan berani menyuarakan kepentingan publik, hal itu akan membuka ruang bagi perempuan lain untuk ikut bergerak.
“Penghargaan ini adalah pengingat pekerjaan kita masih sangat panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, mengatakan Indonesia Leading Women Awards menjadi bentuk apresiasi bagi perempuan inspiratif dari berbagai bidang yang dinilai mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga penghormatan atas kontribusi perempuan dalam menghadirkan perubahan.
“Melalui ajang Indonesia Leading Women Awards, kami ingin mengirimkan pesan kuat bahwa keberhasilan bangsa ini tidak lepas dari kepemimpinan para perempuan yang tangguh. Ini bukan sekadar pemberian trofi, tetapi tentang jejak yang telah ditinggalkan oleh perempuan-perempuan hebat bagi bangsa kita,” kata Anita.
Ajang penghargaan tersebut diikuti lebih dari 30 perempuan inspiratif dari berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, bisnis, BUMN, hingga seni, budaya, dan sains. Melalui penghargaan ini diharapkan semakin banyak perempuan Indonesia terdorong untuk terus berkarya dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa yang inklusif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....