AHY Tinjau RTP Mrican, 5 Hektare Kawasan Kumuh Disulap Jadi Tertata

  • 24 Apr 2026 19:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Kampung Mrican, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman menjadi salah satu titik kawasan kumuh dan padat penduduk yang kemudian direvitalisasi pada 2023. Kawasan ini turut ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Jumat sore, 24 April 2026.

Pada kesempatan ini, AHY turut mengapresiasi berhasilnya penataan yang dilakukan di Kampung Mrican ini.

“Di areal kurang lebih 5 hektare, yang tadinya kumuh kemudian kotor. Ada sungai di situ yang juga berisi tumpukan-tumpukan sampah dan baunya menyengat, tapi kini jauh lebih tertata. Asri, rapi, dan sungainya pun bisa mengalir,” ujar AHY saat ditemui di RTP Mrican, Jumat, 24 April 2026.

AHY mengatakan penataan Kampung Mrican ini turut menggunakan konsep mundur, munggah, madhep (M3) kali atau river front, yakni permukiman warga yang menghadap ke sungai. AHY menambahkan, semula permukiman terlalu dekat bantaran Kali Gajah Wong. Kondisi ini menyebabkan wilayah tersebut sering terjadi banjir.

Kali juga kerap dipenuhi sampah yang mengganggu pemandangan dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Usai dibenahi, kini Kampung Mrican memiliki jalan inspeksi. Kali Gajah Wong pun tampak lebih bersih dan air kali juga mengalir dengan lancar.

“Kita sekarang bisa menyusuri pinggir kali dengan nyaman dan aman. Dan tentunya ini sangat baik untuk kehidupan masyarakat. Kualitas hidup akan lebih meningkat, terutama bagi anak-anak kita yang tumbuh membutuhkan ruang yang lebih terbuka, lebih lega agar lebih baik untuk semuanya,” ucap AHY.

Dirinya menyebut penataan Kampung Mrican ini menelan anggaran hingga Rp29 milyar. Meski demikian, revitalisasi Kampung Mrican tak berhenti sampai sini. Sebab, masih ada setidaknya dua segmen lagi atau kurang lebih 15-16 hektare lagi yang perlu dilakukan pembenahan. AHY juga berharap, konsep penataan Kampung Mrican ini bisa menjadi percontohan bagi kawasan kumuh dan padat penduduk di wilayah lainnya.

“Sesuai juga arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, salah satu yang harus kita kawal bersama-sama adalah Gerakan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik dan Indah. Ini juga sangat terkait dengan semangat kita menghilangkan wajah kumuh di kota-kota,” ucap AHY.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....