John Tobing Berpulang, Aktivis Ini Bangunkan Sahur dengan Lagu "Darah Juang"
- 26 Feb 2026 04:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kabar duka menyelimuti kalangan aktivis di tanah air. Pencipta lagu "Darah Juang'", Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, 25 Februari 2026 malam, sekitar pukul 20.45 WIB di RSA UGM Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lagu "Darah Juang" merupakan 'lagu wajib' yang menemani kalangan aktivis saat memperjuangkan reformasi tahun 1998 lalu. Hingga kini lagu "Darah Juang" masih menggema saat kalangan aktivis menggelar demontrasi.
Rasa duka cita yang mendalam berpulangnya John Tobing, dilakukan seorang aktivis asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Baharuddin Kamba dengan membangunkan sahur warga sekitar tempat tinggalnya. Berbekal speaker yang dibawanya, Kamba berkeliling kesetiap sudut kampungnya dengan memutar lagu "Darah Juang" pada, Kamis, 26 Februari 2026 dini hari.
Kamba mengatakan, aksi membangunkan sahur yang dilakukannya dari pukul 03.00 WIB hingga pukul 03.30 WIB ini sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum John Tobing selaku pencipta lagu Darah Juang. Sebelumnya pada Rabu, 25 Februari 2026 malam, dirinya menyempatkan diri datang langsung ke RSA UGM guna menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum John Tobing.
"Ini sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum John Tobing selaku pencipta lagu Darah Juang," ujarnya.
Kamba berharap, meskipun raga John Tobing telah tiada namun semangat memperjuangkan keadilan dan melawan kezaliman tak akan pernah mati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....