Politisi PSI DIY Tangkap Sinyal Komando Loyalis Jokowi

  • 01 Feb 2026 14:33 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pernyataan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), untuk "bekerja mati-matian" demi memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Pemilu 2029, dalam Rakernas PSI di Makassar, Sabtu, 31 Januari 2026, memicu guncangan optimisme di daerah. Komitmen ini dinilai bukan sekadar dukungan moral, melainkan instruksi tempur bagi seluruh infrastruktur partai.

Anggota DPRD DIY dari PSI Raden Stevanus Christian Handoko merespons cepat arahan Jokowi tersebut. Menurutnya, pidato Jokowi adalah game changer yang akan mengubah peta politik nasional maupun lokal.

"Pernyataan Pak Jokowi yang siap bekerja habis-habisan adalah energi luar biasa. Jika tokoh bangsa sekaliber beliau bersedia 'turun gunung' hingga ke akar rumput, maka tidak ada alasan bagi kami di daerah untuk tidak bekerja lebih keras lagi," katanya, dalam keterangan tertulis. 

Ia menangkap pesan mendalam dari kehadiran Jokowi di Makassar. Ia memprediksi akan terjadi pergeseran dukungan besar-besaran dari para loyalis Jokowi ke PSI.

"Rencana Pak Jokowi turun gunung adalah isyarat bagi seluruh loyalis beliau untuk bergabung ke PSI. Ini adalah sinyal komando untuk bermigrasi mendukung PSI secara total. Kedepan, kami meyakini gelombang loyalis Jokowi yang bergabung akan semakin besar," ucapnya.

Lebih lanjut, Steve mengungkapkan, fenomena menarik yang mulai terjadi di lapangan. Dijelaskannya, saat ini sejumlah tokoh nasional maupun tokoh berpengaruh di daerah sudah mulai merapat dan bergabung ke dalam PSI.

"Ini adalah suntikan legitimasi moral dan politik yang masif," ujarnya.

Terkait instruksi Jokowi agar PSI merampungkan struktur partai pada akhir 2026, Stevanus menyatakan kesiapannya mengawal akselerasi tersebut di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia menekankan pentingnya kehadiran fisik partai di tengah masyarakat.

"Pak Jokowi ingin mesin besar untuk target besar. Kami di DIY segera melakukan akselerasi. Politik ke depan bukan hanya soal baliho, tapi kehadiran nyata hingga pelosok desa dan lingkungan RT/RW. Suara PSI harus dirasakan kehadirannya di sana," katanya, menjelaskan.

Stevanus juga menyoroti arahan Jokowi tentang penguatan jaringan online dan offline. Sebagai politisi yang fasih di dunia digital, ia melihat ceruk warganet sebagai kunci kemenangan masa depan.

"PSI sudah lama kuat di media sosial, namun arahan beliau hari ini mempertegas bahwa ceruk warganet harus disapa dengan cara politik yang berbeda dan lebih substansial. Ini sejalan dengan visi 'Rumah Bersama' yang diusung," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....