Summer Fights Istimewa Siap Digelar di Ikon Yogyakarta
- 16 Okt 2025 19:53 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Setelah sukses menggelar AWMI Super Fight di Bali United Studio, Jakarta pada Minggu (5/10/2025) lalu, kali ini Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) siap menghadirkan ajang pertarungan di Yogyakarta.
Sebanyak dua lokasi pilihan akan menjadi saksi pertandingan akbar yang akan dihelat pada bulan April tahun 2026 mendatang, yakni Prambanan atau Tebing Breksi.
Bertajuk Yogyakarta Summer Fights Istimewa - AWMI Super Fight Festival akan menghadirkan partai yang menarik dan seru.
Ketum AWMI Dewanto P. Siregar mengatakan, gema pertarungan sengit AWMI Super Fight di Bali United Studio, Jakarta Barat telah membuktikan komitmen Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) bersama promotor Summer Fight dalam memajukan olahraga muaythai di Indonesia.
"Yogyakarta Summer Fights Istimewa - AWMI Super Fight Festival menghadirkan partai-partai Muaythai fight yang sangat seru baik Amatir fight, Am pro/Semi pro fight hingga Professional fight," kata Dewanto, Kamis (16/10/2025).
Acara yang menampilkan 23 pertandingan (10 amatir, 10 semi-pro, dan 3 profesional) dengan 46 petarung terbaik nasional ini mendapat sambutan luar biasa.
Dewanto menyebutkan, AWMI Super Fight di Jakarta adalah penanda bahwa antusiasme terhadap muaythai di Indonesia sangat tinggi.
"Kami sangat puas dengan kualitas pertandingan dan semangat para atlet. Kita akan buat Yogyakarta Summer fights Istimewah," ujar Dewanto.
Setelah sukses di ibu kota, kolaborasi AWMI dan Summer Fight kini pun terus melangkah melebarkan sayapnya dengan merencanakan gelaran akbar berikutnya pada April 2026. Kali ini, sorotan akan berpindah ke kawasan Yogyakarta.
Menariknya, kata Dewanto telah menetapkan dua lokasi ikonik yang menjadi pilihan utama untuk menjadi arena pertarungan selanjutnya, yaitu Candi Prambanan atau Tebing Breksi.
Pemilihan lokasi ini mengindikasikan bahwa event tersebut tidak hanya akan menyajikan tontonan olahraga berkelas, tetapi juga akan memadukan aksi muaythai dengan pesona budaya dan alam yang memukau, menciptakan pengalaman unik bagi petarung maupun penonton.
Tak hanya itu, event Muaythai terbesar ini juga akan dimeriahkan penampilan seni budaya lokal. Hal ini lanjut Dewanto menjadi bentuk dukungan terhadap potensi-potensi lokal yang dimiliki Indonesia, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Ya, kami juga sangat mendukung potensi lokal. Rencannya kategori pertandingan mungkin lebih banyak dari yang di Jakarta. Bahkan lebih seru dan asyik kita mau masukkan jatilan juga atau stand up," ucap Dewanto.
Bagi AWMI, membawa muaythai lebih dekat ke masyarakat di luar Jakarta dan menyuguhkan event dengan vibe yang berbeda adalah sebuah inovasi terus menerus.
"Bertarung dengan latar belakang sejarah megah Candi Prambanan atau keindahan geologi Tebing Breksi akan menjadi sesuatu yang tak terlupakan," kata Dewanto, menambahkan.
Gelaran pada April 2026 ini diharapkan menjadi kelanjutan dari kesuksesan Jakarta, dengan target untuk kembali menyajikan pertandingan-pertandingan yang lebih menarik, termasuk duel-duel profesional yang membuka jalan bagi petarung Indonesia menuju kancah internasional.
Para penggemar muaythai di seluruh Indonesia kini menanti pengumuman resmi mengenai lokasi final dan jadwal pasti dari event besar yang akan digelar di salah satu ikon Yogyakarta tersebut. (Yan/par)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....