Bank BPD DIY Dukung Integrasi Program MBG

  • 28 Jan 2026 17:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo – Bank BPD DIY mendukung integrasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal ke dalam rantai pasok Proyek Strategis Nasional (PSN) yakni Malam Bergizi Gratis atau MBG. Hal ini ditegaskan, Pimpinan Cabang Bank BPD DIY Cabang Wates, dalam acara business matching yang mempertemukan pelaku UKM dan Koperasi Desa Kalurahan Merah Putih (KDKMP) dengan SPPG dan yayasan pengelola.

​Pimpinan Cabang Bank BPD DIY Cabang Wates, Nur Afan Dwi Saputro, menyampaikan bahwa keterlibatan UKM dalam MBG merupakan langkah penting, agar perekonomian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pelaku usaha.

​"Harapannya, ini juga bisa dinikmati oleh para pelaku UKM yang ada di daerah sebagai mitra penyedia bahan baku yang dibutuhkan SPPG," ujarnya.

​Nur Afan menjelaskan, Bank BPD DIY memposisikan diri sebagai mitra strategis yang siap menjembatani kebutuhan finansial para pelaku usaha. Jika UMKM yang sudah menjadi mitra SPPG terkendala dana untuk memenuhi permintaan bahan baku, maka Bank BPD DIY menyiapkan skema permodalan khusus.

​Selain akses pembiayaan, Bank BPD DIY Cabang Wates juga aktif melakukan pendampingan kepada berbagai asosiasi UKM di Kulon Progo. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Koperasi, Dinas Perdagangan, serta Dinas Pertanian.

Dukungan ini, ungkap Afan, juga diberikan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui Literasi Digital, ​Sosialisasi Program Kredit. Bank BPD DIY memfasilitasi akses terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit yang dirancang khusus bagi pelaku usaha kecil.

​"Dukungan kami juga terkait edukasi literasi tentang transaksi digital dan sosialisasi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta Kredit. Harapannya, mereka bisa terus tersokong baik dari segi permodalan maupun transaksi keuangan," katanya.

Adapun, Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM  menggelar acara Business Matching, di Aula Adikarto, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Rabu 28 Januari 2026, untuk mendorong pemanfaatan bahan baku lokal dalam rantai pasok Program Strategis Nasional, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan peran UKM dan Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penyedia kebutuhan bahan baku MBG. 

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kulon Progo, Iffah Mufidati, mengatakan, forum bisnis tersebut merupakan tindak lanjut dari sinergi yang telah diinisiasi sebelumnya.

"Kegiatan ini mempertemukan pelaku UMKM dan KDKMP yang telah lolos kurasi dengan pihak SPPG serta mitra pengelola MBG. Kami berupaya menyelaraskan kebutuhan SPPG dengan ketersediaan produk lokal kita, baik dari sisi kualitas, harga, kuantitas, maupun kontinuitasnya," ujarnya.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menuturkan, Pemkab Kulon Progo berkomitmen mendukung penuh program MBG sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Melalui skema bisnis terintegrasi, pemerintah Kabupaten Kulon Progo berupaya memastikan agar pelaku UKM bisa berperan strategis dalam rantai pasok program tersebut.

"Kami mendorong agar bisa gabung bareng sehingga kualitasnya masuk, kuantitasnya cukup, dan kontinuitasnya bisa dijamin. Ini penting bagi suplai ke SPPG," ujar Bupati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....