Angkringan Balap Paseban, Populer dan Terlaris di Alun-Alun Bantul

  • 09 Sep 2026 13:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Nongkrong dan bersantai di warung angkringan mempunyai keasikan tersendiri bagi penikmat warung dengan nuansa sederhana ini. Seperti halnya di Yogyakarta, warung angkringan sudah menjadi budaya kuliner yang banyak digemari bagi warga lokal maupun luar daerah saat berkunjung ke Yogyakarta.

Di Bantul baru-baru ini ada warung makan angkringan yang viral di media sosial. Warung angkringan di Bantul yang populer tersebut yakni Warung Angkringan Balap. Lokasinya di Alun-Alun Paseban, Bantul, tepatnya di Kurahan, Bantul, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, DIY. Setiap harinya Angkringan Bantul yang buka mulai pukul 16.00 wib, bisa menghabiskan 500 hingga 600 nasi bungkus.

Azis, pemilik Angkringan Balap Paseban ini menceritakan bahwa warung tersebut dibuka sejak tahun 2018 lalu.

“Namanya Angkringan Balap, karena kita melayani pembeli dengan cepat, yo koyo balapan Mbak, saking ramenya pelanggan yang datang bergantian”, katanya ketika ditemui RRI Yogyakarta, Selasa, 8 September 2026.

Adapun menu andalan Angkringan Balap yakni nasi kucing dengan berbagai varian lauknya, diantaranya nasi kucing dengan lauk sambal teri, sambal lombok hijau, oseng tempe dan oseng usus. Selain itu, menu sate-satean juga sangat lengkap, seperti sate sosis, sate bakso, sate telur puyuh, sate kulit dan masih banyak sate lainnya yang dimasak dengan bumbu bacem.

Terdapat aneka gorengan yang dihidangkan saat masih panas, tidak butuh waktu lama, gorengan angkringan ini sering ludes sebelum warung tutup.

Selain rasanya yang lezat dan nikmat, harganya sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp2.000 sampai Rp5.000 saja.

Sistem di Angkringan Balap adalah self service atau bisa mengambil sendiri yang sudah dipajang di atas angkringan. Tanpa meninggalkan kemajuan zaman Angkringan Balap juga menerima pembayaran melalui Q-RIS sehingga memudahkan pembeli yang ingin membayar melalui aplikasi non tunai. Pembeli juga bisa menikmati makanan secara lesehan di lapangan yang sudah tersedia tikar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....