Kembang Goyang, Kudapan Tradisional yang Tetap Bertahan di tengah Zaman
- 08 Sep 2026 07:52 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta- Kembang goyang menjadi salah satu kudapan tradisional yang masih bertahan dan dikenal masyarakat hingga saat ini. Camilan berbentuk menyerupai bunga tersebut memiliki tekstur renyah dengan cita rasa gurih dan manis yang khas.
Nama kembang goyang berasal dari proses pembuatannya yang menggunakan cetakan berbentuk bunga. Adonan dicelupkan ke dalam cetakan, kemudian digoyang-goyangkan di atas minyak panas hingga adonan terlepas dan membentuk kudapan yang menyerupai bunga.
Bahan dasar kembang goyang umumnya cukup sederhana, seperti tepung beras, telur, santan, gula, dan sejumlah bahan tambahan sesuai resep masing-masing pembuat. Kesederhanaan bahan tersebut membuat kudapan tradisional ini dapat diproduksi dalam skala rumahan.
Di tengah berkembangnya berbagai jenis makanan modern, kembang goyang memiliki tantangan untuk tetap dikenal oleh generasi muda. Namun, cita rasa dan bentuknya yang unik menjadi salah satu daya tarik yang membuat kudapan ini masih memiliki penggemar.
Kembang goyang juga berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengemasan yang lebih menarik serta inovasi rasa dapat menjadi strategi untuk memperluas pasar tanpa menghilangkan karakter tradisionalnya.
Selain menjadi kudapan, kembang goyang menyimpan cerita mengenai kekayaan kuliner Nusantara. Keberadaannya menjadi pengingat bahwa makanan tradisional tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya yang perlu dikenalkan kepada generasi berikutnya.
Upaya mempertahankan kembang goyang dapat dilakukan melalui regenerasi pembuat, pengenalan proses pembuatannya kepada anak muda, serta pengembangan produk yang menyesuaikan selera masyarakat masa kini. Dengan begitu, kudapan tradisional tersebut tetap dapat hadir di tengah perubahan zaman sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....