Eksis 14 Tahun, de Ngokow Jogja Sajikan Kopi dan Puluhan Teh Artisan

  • 09 Agt 2026 12:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Di tengah menjamurnya kedai kopi di Yogyakarta, de Ngokow Coffee Roastery & Tea Club memilih bertahan dengan identitas yang khas. Berlokasi di Jalan Bantul Nomor 64, Gedongkiwo, Mantrijeron, kedai ini menawarkan kopi dari berbagai daerah serta puluhan racikan teh artisan.

Pengelola de Ngokow Jogja Fariecha Hady mengatakan perjalanan usaha tersebut tidak selalu mudah. Cabang yang kini beroperasi di Yogyakarta menjadi salah satu yang bertahan seusai pandemi melanda industri kuliner.

Menurut Fariecha Hady, merek de Ngokow lahir di Jakarta pada 2012 dan sempat merambah ke Belanda, Belgia, hingga Jepang. Namun, dampak pandemi memaksa banyak cabang menghentikan operasional.

“Yang bertahan setelah pandemi tinggal beberapa cabang franchise. Di Jogja ini kami berusaha mempertahankan legacy yang sudah dibangun sejak 2012. Sayang kalau harus berhenti karena usianya sudah hampir 14 tahun,” ujarnya.

Ia menilai karakter konsumen di Yogyakarta didominasi mahasiswa dan wisatawan dengan pola kunjungan musiman, sehingga dinamika pasar cukup menantang. Fariecha Hady mencontohkan salah satu cabangnya di kawasan Maguwoharjo yang sempat sepi pelanggan, tetapi mendadak melonjak hingga empat kali lipat.

Cold Breeze, salah satu sajian kopi di de Ngokow Coffee Roastery & Tea Club Yogyakarta. (Foto: RRI/Hanna)

Selain kopi, de Ngokow dikenal sebagai tea club yang menawarkan sekitar 15 varian teh artisan dari campuran bunga, akar, dan rempah pilihan.

“Kalau untuk teh yang paling banyak dicari masih dandelion, ginseng, dan telang. Mungkin karena manfaat kesehatannya dan tidak banyak ditemukan di tempat lain,” katanya.

Untuk kopi, de Ngokow menyediakan biji kopi lokal dari Aceh hingga Papua, serta kopi impor dari Kosta Rika dan Honduras. Menu unik yang diminati antara lain West Java Pandan, Coffee Turmeric, serta Cinnamon Regalic Mocha yang dipertahankan sejak awal berdiri.

Tak hanya menu, de Ngokow mengusung konsep rumah ketiga dengan memanfaatkan rumah tinggal yang direnovasi menjadi kedai hangat dan nyaman.

“Sejak awal konsep kami memang rumah ketiga. Orang datang ke sini bukan hanya untuk minum kopi atau teh, tetapi juga merasa seperti berada di rumah,” ucapnya.

Saat ini de Ngokow Coffee Roastery & Tea Club Jogja beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 23.00 WIB untuk menyapa para penikmat kopi dan teh di Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....