Rahang Tuna Bakar, Sajian Laut Pedas Kini Mulai Dilirik Pecinta Kuliner

  • 30 Apr 2026 22:34 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Rahang tuna bakar mulai mencuri perhatian sebagai salah satu olahan seafood yang unik dan menggugah selera. Potongan rahang tuna yang besar dan berdaging tebal memberikan pengalaman makan yang berbeda dibandingkan ikan pada umumnya.

Hidangan ini memanfaatkan bagian rahang ikan tuna yang dikenal memiliki tekstur lembut dan kaya rasa. Dengan pengolahan yang tepat, bagian ini menghasilkan sensasi gurih yang meresap hingga ke dalam daging.

Proses pembuatannya dimulai dengan mencairkan rahang tuna secara perlahan sebelum dibumbui. Setelah setengah mencair, rahang tuna dilumuri garam dan perasan jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis dan memberi rasa segar.

Selanjutnya, bahan sambal seperti bawang putih, bawang merah atau hijau , dan aneka cabai diblender kasar lalu ditumis hingga harum. Campuran ini kemudian diberi potongan jeruk limau untuk menambah aroma khas yang segar.

Rahang tuna kemudian dibakar di atas arang selama kurang lebih dua puluh menit hingga matang sempurna. Selama proses pembakaran, sambal rica dioleskan agar bumbu meresap dan memberikan rasa pedas yang kuat.

Sebagai pelengkap, sambal dabu disiapkan dari cincangan cabai, tomat hijau, dan bawang merah yang disiram minyak panas. Tambahan perasan jeruk nipis serta sedikit gula dan garam membuat rasanya semakin segar dan seimbang.

Dea salah satu konsumen menyampaikan awalnya ragu untuk memesan menu rahang tuna tetapi setelah dicicip rasanya lezat. “Kalau makan ikan laut saya jarang karena menurut saya ketika diolah tidak tepat jadi bau amis, tetapi rahang tuna bakar ini tidak amis, justru legit,” katanya, Kamis, 30 April 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....