Antrean Mengular, Jenang Yu Jumilah Jadi Buruan Pengunjung Pasar Ngasem

  • 31 Mar 2026 22:04 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Meski hanya pasar tradisional, Pasar Ngasem mampu menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan saat musim libur Lebaran. Berdasarkan pantauan RRI, hingga H+7 Lebaran, Pasar Ngasem masih ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Sejumlah lapak yang menjual aneka kuliner atau jajanan tradisional khas Yogyakarta pun tak luput dari antrean panjang pengunjung. Salah satunya yang cukup menyita perhatian yakni Jenang Yu Jumilah.

Antrean tampak mengular panjang di depan lapak Jenang Yu Jumilah. Fajar Suryanti yang merupakan putri sang pemilik atau generasi kedua Yu Jumilah mengatakan, antrean pembeli bahkan bisa mengular mengelilingi lapak, terutama pada puncak libur Lebaran.

"Biasanya antrean sampai mengelilingi, apalagi beberapa hari setelah Lebaran," ujar Fajar saat ditemui di Pasar Ngasem, Sabtu, 28 Maret 2026.

Ia menyebut, lonjakan pengunjung mulai terjadi sejak H+2 Lebaran dan masih berlangsung hingga akhir masa libur Lebaran.

"Empat hari berturut-turut setelah Lebaran kedua sudah ramai sekali," katanya.

Keberagaman jenis jenang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Pasar Ngasem. Fajar mengatakan, terdapat sembilan varian jenang tradisional yang ditawarkan kepada pembeli.

Kesembilan varian jenang tersebut di antaranya adalah jenang sumsum original, sumsum pandan, candil, mutiara, pati telo, hingga jenang berbahan ketan yang dimasak dengan rempah-rempah seperti jahe, cengkeh, dan kayu manis.

Seluruh jenang dibuat menggunakan bahan alami, termasuk pewarna dari merang atau padi yang dibakar. Hal ini membuat cita rasa jenang tetap autentik dan khas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....