UMKM Sambal Bunda Tembus Pasar Internasional
- 31 Mar 2026 13:05 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pelaku UMKM Sambal Bunda dari Kabupaten Sleman, sudah memasarkan produk hingga ke luar negeri. Para konsumen produk sambal tersebut rata-rata orang Indonesia yang tinggal di Malaysia dan Jepang.
Owner Sambal Bunda, Murni Rahayu melayani permintaan pengiriman sambal terutama menjelang Lebaran kemarin. ”Ini sekarang jadi oleh-oleh favorit,” katanya, Selasa, 31 Maret 2026.
Untuk pengiriman ke Jepang sebanyak 50 saset, baru dilakukan sekali kirim. Kemudian ke Malaysia juga sebanyak 50 saset. Khusus untuk permintaan ke Jepang, masih akan dilanjutkan, menggunakan jasa titip (jastip) lewat orang Indonesia.
Usaha kuliner Sambal Bunda, sudah dijalankan Murni Rahayu mulai tahun 2025 lalu. Ia selalu memastikan mutu produk yang dijual dengan memperhatikan cara pengolahan bahan sambal, yang mengutamakan metode alami, yaitu ditumbuk.
”Kami tidak menggunakan chopper, ya, karena untuk menjaga kekhasan rasa dari sambal itu,” katanya. ”Produk sambal ini tanpa menggunakan bahan pengawet buatan.”
Pengawet alami yang digunakan berupa minyak goreng, yaitu dengan memasak cabe yang telah ditumbuk sekitar 2 jam. Sehingga, produk bisa tahan 10 hari jika disimpan di dalam suhu ruang, dan tiga bulan jika disimpan di kulkas.
”Untuk kemasan ini kami double packing, ya, di dalam ada aluminium foil-nya,” ucapnya. ”Kemudian kami pack dengan plastik press seperti ini di bagian luarnya.”
Dalam sepekan, Murni Rahayu mampu memproduksi Sambal Bunda antara 5 hingga 10 kilogram. Produk sambal tersebut juga menyajikan sejumlah varian rasa, beberapa di antaranya rasa cumi, rasa cakalang, dan sambal jambal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....