Wajik Gula Jawa: Legitnya Tradisi dalam Setiap Gigitan
- 28 Feb 2026 03:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta- Wajik gula jawa adalah salah satu kudapan tradisional di Kabupaten Sleman yang menghadirkan perpaduan rasa manis, legit, dan sedikit gurih dalam satu gigitan. Teksturnya yang kenyal dengan aroma khas gula kelapa membuatnya selalu dirindukan dalam berbagai acara adat maupun pertemuan keluarga.
Cita rasa wajik gula jawa sangat dipengaruhi oleh kualitas gula jawa dan santan yang digunakan. Manisnya terasa dalam namun tidak menusuk, berpadu dengan wangi daun pandan yang memberi sentuhan alami dan menenangkan.
Bahan-bahan utama wajik gula jawa tergolong sederhana namun harus dipilih dengan cermat. Ketan putih berkualitas baik, gula jawa asli, santan kental, sedikit garam, dan daun pandan menjadi komponen penting yang menentukan hasil akhir.
Proses pembuatannya dimulai dengan mencuci dan mengukus beras ketan hingga setengah matang sebelum dicampur santan. Setelah itu, ketan dimasak kembali bersama larutan gula jawa yang telah disaring hingga meresap dan mengental sempurna.
Pengadukan menjadi tahap krusial dalam pembuatan wajik gula jawa agar teksturnya padat dan tidak mudah hancur. Adonan harus terus diaduk dengan api kecil sampai benar-benar kalis dan bisa dipadatkan di loyang.
Setelah matang, wajik biasanya ditekan dalam loyang lalu didiamkan hingga dingin sebelum dipotong berbentuk belah ketupat. Bentuk ini bukan sekadar estetika, tetapi juga menjadi ciri khas penyajian wajik dalam tradisi Jawa.
Seorang pecinta wajik Wati menyampaikan bahwa wajik gula jawa bukan hanya makanan, melainkan kenangan masa kecil yang manis. “ kalau menurut saya, setiap potong wajik menyimpan rasa kebersamaan dan kehangatan yang sulit tergantikan oleh camilan modern, jadi ketika jalan-jalan dan melihat wajik saya membelinya,” katanya Jumat 27 Februari 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....