Bebakaran Sentul 94 Andalkan Ikan Laut

  • 25 Feb 2026 21:24 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Usaha kuliner Bebakaran Sentul 94 yang berlokasi di Jalan Rejowinangun No.69, Kotagede, Yogyakarta, terus menunjukkan eksistensinya di tengah persaingan bisnis kuliner, Senin, 23 Februari 2026. Warung makan milik Bintarto ini telah berdiri selama kurang lebih 30 tahun dan tetap konsisten menyajikan aneka hidangan ikan laut sebagai menu andalan. Keberadaannya di lokasi baru justru membawa peningkatan jumlah pelanggan dibanding tempat sebelumnya.

Dhanalina, karyawan yang turut membantu operasional sekaligus pemasaran, menuturkan bahwa ikan laut menjadi daya tarik utama warung tersebut. Ia menambahkan, beberapa jenis ikan seperti ikan kue dan laura sering membuat pelanggan penasaran karena belum banyak dikenal masyarakat.

“Kalau ngomongin menu andalan itu yang pasti bestsellernya ikan laut. Karena memang kami menawarkan berbagai jenis ikan yang jarang ditemui,” ujarnya.

Di balik spanduk sederhana Bebakaran Sentul 94, tersaji ikan laut bakar dengan bumbu khas yang bikin pelanggan setia kembali lagi. (Foto: Valen)

Menurut Dhanalina, pengalaman kerja sebelumnya turut membentuk cara pengelolaan usaha saat ini. Ia mengaku banyak belajar dari tempat kerja terdahulu, terutama dalam menjaga kualitas rasa dan pelayanan. “Kami belajar bagaimana mengelola usaha dengan baik dan menjaga kualitas. Itu yang kami terapkan di sini,” katanya.

Perjalanan usaha ini juga diwarnai perpindahan lokasi hingga tiga kali. Namun, perpindahan tersebut tidak mengurangi minat pelanggan.Ia menyebut, kontrak lokasi saat ini bahkan telah diperpanjang hingga 11 tahun ke depan sebagai bentuk komitmen untuk terus berkembang. “Walaupun sudah pindah tiga kali, justru di tempat ini peningkatannya lebih terasa dibanding sebelumnya,” ucapnya.

Dari sisi tantangan, Dhanalina mengakui promosi daring masih menjadi pekerjaan rumah. Hingga kini, Bebakaran Sentul 94 belum terdaftar di layanan pesan antar daring seperti GoFood. Selain itu, fluktuasi harga bahan baku ikan turut memengaruhi harga menu. “Harga ikan itu tidak selalu sama. Misalnya gurame hari ini Rp70 ribu, besok bisa Rp80 ribu atau Rp85 ribu. Itu pasti berdampak ke harga jual,” ujarnya.

Ikan bakar dengan bumbu mengilap tersaji hangat di meja, lengkap dengan sambal dan lalapan segar. (Foto: Valen)

Meski demikian, warung ini tetap memiliki pelanggan setia, terutama dari kalangan keluarga. Segmentasi tersebut dipilih karena harga menu dinilai kurang terjangkau bagi sebagian mahasiswa. Keunggulan utama yang kerap disampaikan pelanggan terletak pada racikan bumbu bakar yang khas. “Kata pelanggan, bumbu bakarnya beda dari yang lain. Gurih manisnya pas dan lebih meresap,” katanya.

Salah satu pelanggan, Azizah, mengaku menjadikan Bebakaran Sentul 94 sebagai pilihan favorit. “Bebakaran Sentul 94 emang favorit sih, bumbu bakarnya beda dari yang lain, gurih manisnya pas. Telur bakarnya wajib dicoba buat tambahan lauk, sukses terus di tempat baru ya,” ujarnya.

Ke depan, pihak pengelola berharap dapat memperluas promosi secara daring serta terus menghadirkan inovasi menu agar pelanggan tidak bosan dan tetap setia menikmati sajian ikan bakar yang khas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....