Nasi Kapau Uda Jack, Mempertahankan Cita Rasa Asli Minang

  • 20 Feb 2026 14:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID Yogyakarta - Masakan Padang selalu berhasil mencuri perhatian dengan cita rasa rempahnya yang kuat dan keaslian bumbu khas Ranah Minang.

Salah satu rekomendasi rumah makan Padang otentik di Jogja dapat dijumpai dirumah makan Nasi Kapau Uda Jack. Rumah makan ini menyuguhkan aneka menu khas tanah minang dengan sentuhan bumbu tradisional yang memiliki cita rasa lezat.

Meisal Basri, 63 tahun, pemilik Nasi Kapau Uda Jack, Jumat 20 Februari 2025 mengatakan, bumbu tradisional di rumah makan miliknya diracik sendiri oleh istrinya, sehingga cita rasanya tidak berubah. Ia dan istrinya memang memiliki hobi memasak, sehingga saat pensiun dari pegawai BUMN, ia dimodali oleh menantunya yang Bernama Jack, untuk membuka usaha di Jakarta dan Yogyakarta.

“Saya udah 4 tahun buka usaha di Jogja, sebelumnya saya buka di Jakarta, tapi saat covid usaha kami tutup, Alhamdulillah saat buka di Jogja, cocok dengan lidah orang disini, asal harganya terjangkau”, ujarnya.

Menurut Meisal, Ia membuka usaha di Jogja juga tidak sengaja, saat itu putri kedua mereka melanjutkan spesialis di Fakultas Kedokteran UGM. Sejak itulah Nasi Kapau Uda Jack beroperasi di Jogja hingga sekarang. Sebagai pensiunan ia hanya ingin berkegiatan, bermanfaat dan berkah bagi orang lain.

Nasi kapau yang berlokasi di Jalan Cenderawasih Demangan ini, mempekerjakan 14 karyawan, 4 diantaranya dibagian dapur dan 10 orang melayani pelanggan didepan.

Mustakim, salah seorang karyawan Nasi Kapau Uda Jack mengatakan, ada puluhan menu yang ditawarkan di rumah makan ini. Aneka menu ditata diatas gerabah dari tanah sehingga mengundang selera pengunjung yang datang. Menu favorit diantaranya dendeng batokok, rendang daging, gulai tunjang, ayam pop, ayam kemangi, dan telur dadar barendo.

“untuk harga kita ada paket mahasiswa, makan dan minum hanya 20 ribu, untuk ayam kampung 25 ribu, selama Ramadhan kita juga sediakan 100 takjil gratis untuk yang makan ditempat”, ujar Mustakim.

Takjil gratis yang disiapkan untuk pengunjung, bervariasi setiap harinya, diantaranya kolak, pudding dan es timun serut. Warung minang ini selama bulan Ramadhan buka dari jam 10 pagi sampai jam10 malam. Pengunjung yang datang tidak hanya dari Ikatan Keluarga Minang (IKM), tapi juga dari warga lokal dan wisatawan yang sedang berlibur di Jogja.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....