Sate Kere Bu Sum, Daya Tarik Pasar Beringharjo

  • 02 Feb 2026 11:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Asap tipis dari bara arang yang mengepul di sudut Pasar Beringharjo kerap menjadi penanda kehadiran Warung Sate Kere Bu Sum. Di antara deretan pedagang dan lalu lalang pengunjung pasar, warung sederhana ini justru mencuri perhatian lewat aroma khas sate bakaran yang menggugah selera.

Sate Kere Bu Sum menghadirkan sajian yang jauh dari kesan mewah, namun kaya rasa. Menggunakan sandung lamur sapi, bagian daging berlemak yang diolah secara tradisional, sate ini dibakar perlahan hingga lemaknya meleleh dan meresap bersama bumbu rempah. Sentuhan kecap manis menambah karakter rasa yang gurih dan legit.

Seperti di ungkapkan oleh salah satu pengunjung Mutiara dari Madiun bahwa rasa sate Bu Sum ini unik. "Keunikan Sate Kere Bu Sum sederhana ya, tidak pakai saus kacang atau pelengkap berlebihan, cita rasa alami daging dan lemaknya. Teksturnya lembut dengan aroma bakaran juga khas," ujarnya kepada RRI, Minggu 1 Februari 2026.

Mutiara salah satu pengunjung dari Madiun yang menikmati sate Bu Sum di pasar Beringharjo, Minggu 1 Februari 2026 (Foto:RRI/Yulia)

Pengunjung dari berbagai daerah menjadikan Sate Kere Bu Sum sebagai salah satu tujuan kuliner saat berkunjung ke pusat wisata Yogyakarta. Lokasinya yang strategis di kawasan Pasar Beringharjo membuat warung ini kerap disinggahi wisatawan usai berbelanja atau berjalan-jalan di Malioboro.

Nama “sate kere” yang lekat dengan kesahajaan justru menjadi identitas kuat. Dengan harga ramah di kantong dan rasa yang konsisten, Sate Kere Bu Sum terus bertahan sebagai bagian dari denyut kuliner tradisional Yogyakarta yang tetap hidup di tengah perubahan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....