Legenda Sate Klathak Mbah Sukarjo di Pusat Kota Yogyakarta

  • 27 Jan 2026 18:23 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kuliner Nusantara kaya akan ragam sate, mulai dari sate Madura yang identik dengan cita rasa manis dan bumbu kacang, sate Padang dengan kuah gulai yang kaya rempah, hingga sate maranggi yang dimarinasi dalam racikan bumbu khas. Umumnya, sate dikenal dengan penggunaan bumbu yang kuat. Namun terdapat sate yang justru mengandalkan garam sebagai bumbu utama.

Sate klathak merupakan sate khas Yogyakarta yang memiliki ciri utama penggunaan tusuk jeruji besi. Tusukan ini memungkinkan panas menyebar lebih merata hingga ke bagian terdalam potongan daging kambing yang berukuran besar. Berbeda dengan jenis sate pada umumnya, sate klathak dibumbui secara sederhana, sehingga cita rasa alami daging kambing tetap dominan

Salah satu tempat yang menyajikan sate ini adalah Sate Klathak Mbah Sukarjo, yang berlokasi strategis di Jalan Panembahan Senopati Nomor 42, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Warung yang buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB ini memiliki akun instagram untuk mempromosikan usaha dan memiliki ribuan follower di @sateklathakmbahsukarjo.

Menu utama disini tentu adalah sate klathak itu sendiri, pegawai Sate Klathak Mbah Sukarjo, Wawan menjelaskan sate disini memiliki kelebihan dari yang lainnya. “Bukan lagi menggunakan tusuk bambu tapi pakai jeruji, dari jumlah porsi juga kebanyakan dua tusuk ya, kalo disini lebih,” kata Wawan.

Sate klathak biasanya disajikan dalam porsi tiga tusuk, dilengkapi potongan bawang merah, cabai, kol, dan tomat. Di sampingnya tersedia kuah gulai hangat yang bersifat pelengkap meski tak wajib, kuah ini dapat dicocolkan atau disiram sedikit ke sate untuk menambah aroma dan rasa daging.

Popularitas Sate Klathak Mbah Sukarjo kian meningkat setelah dikunjungi pasangan selebritas Zaskia Mecca dan Hanung Bramantyo. Tak hanya itu, aktris Ayu Dewi juga membagikan pengalamannya melalui media sosial dan merekomendasikan warung ini sebagai destinasi kuliner wajib saat berkunjung ke Yogyakarta.

Untuk urusan harga, Sate Klathak dibanderol Rp38.000 per porsi, sementara Tengkleng Bakar tersedia seharga Rp60.000. Bagi penyuka ayam atau sapi, tersedia Tongseng Ayam dan Nasi Kebuli Ayam (Rp35.000), serta Iga Sapi Bumbu Pedas (Rp65.000). Nasi putih hangat dijual terpisah seharga Rp9.000. (aryasena)

 

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....