Mas Win dan Kopi Suroloyo, Merintis dari Nol di Ketinggian

  • 31 Jan 2025 21:29 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Kulon Progo: Berada di ketinggian Perbukitan Menoreh, Kedai Kopi Suroloyo menjadi destinasi bagi pecinta kopi dan wisata alam. Di balik suksesnya kedai ini, ada perjalanan panjang Windarno atau yang akrab disapa Mas Win, merintis usaha dari nol hingga dikenal luas.

Mas Win memulai perjalanannya dari keterpaksaan. Dulu, ia sempat mengalami gangguan kesehatan akibat konsumsi kopi instan berlebihan. "Saya dulu sempat sakit karena kebanyakan minum kopi sachet," ujar Mas Win.

Namun, dari kejadian itu, ia justru menemukan jalan baru. Seorang dokter menyarankannya untuk tetap menikmati kopi, tetapi dengan cara yang lebih sehat. Dari situlah ia mulai mencari tahu tentang kopi asli yang diproses dengan baik.

Tahun 2010, ia memberanikan diri merintis usaha kopi di Suroloyo meskipun lokasinya jauh dari pusat kota. Awalnya, banyak yang meragukan langkahnya. "Dulu banyak yang bilang, ‘Mas, masak sih di Suroloyo buka kafe bisa laku?’ Saya bismillah saja," ujarnya.

Dengan dukungan teman-teman dari LSM, ia mulai mengembangkan usaha kopi asli daerah tersebut. Usaha ini awalnya bernama Java Menoreh, namun pada tahun 2012, ia melakukan rebranding menjadi Kopi Suroloyo agar lebih mencerminkan identitas lokal.

Pada tahun 2012, Mas Win mulai memperkenalkan Kopi Suroloyo ke pasar yang lebih luas. Ia mengikuti berbagai acara di Yogyakarta untuk mempromosikan kopi lokal. "Saya ingin orang tahu bahwa Jogja punya kopi berkualitas, bukan hanya dari Merapi, tapi juga dari Suroloyo," katanya.

Ia berkenalan dengan para pegiat kopi dari Gayo, Pangalengan, hingga Jawa Timur yang dengan sukarela membantunya memahami teknik pengolahan kopi yang lebih baik.

Di kedainya, Mas Win mengutamakan kopi Arabica dan Robusta dengan metode olahan manual brew. Dari segi produk, Kopi Suroloyo menawarkan berbagai varian, namun yang paling diminati adalah Arabica wine, yang melalui proses fermentasi khusus sehingga menghasilkan cita rasa yang unik. Robusta dari daerah ini juga memiliki karakter khas dengan sedikit rasa asam dan moka, yang sering kali disangka hasil blend. Selain itu, ia percaya bahwa suasana alam turut mempengaruhi cita rasa kopi. "Di sini kalau nyeduh kopi kurang enak pun tetap terasa nikmat karena suasananya syahdu," tambahnya.

Biji kopi yang tersedia di Kedai Kopi Suroloyo. (Foto: RRI/Katon)

Seiring waktu, Kopi Suroloyo semakin dikenal. Berbagai tokoh penting seperti Sandiaga Uno, Ma’ruf Amin, hingga Ngarso Dalem Sri Sultan HB X pernah mencicipi kopi racikannya. Beberapa public figure seperti Barry Williem, Dodit Mulyanto, dan Kevin Julio juga menyempatkan diri mampir saat berkunjung ke Jogja.

Kini, Mas Win terus berupaya mengenalkan kopi Suroloyo lebih luas. Dengan pengalaman belasan tahun, ia percaya bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga kemauan untuk terus belajar dan berkembang. "Kalau belum bisa, ya saya cari tahu. Kalau cuma berkecimpung di lingkungan sendiri, pengetahuan kita tidak akan bertambah," tutupnya. (hanna/katon)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....