Dibalik Cerita Chicken Crush: Dari Tugas Kuliah Jadi Bisnis Nasional
- 21 Jan 2025 11:09 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Dari tugas kuliah jadi bisnis nasional, itulah cerita Chicken Crush. Berdiri sejak 2017, brand ayam geprek ini kini punya 40 gerai di seluruh Indonesia. Chicken Crush memiliki fokus utama membawa cita rasa nusantara ke meja makan pelanggan.
CEO dan Founder Chicken Crush Indonesia, Nathanael Malvin Sugito, bercerita tentang awal mula bisnis ini. "Chicken Crush itu awalnya project kuliah di Ciputra. Skripsi saya juga tentang ini," katanya.
Nathan menyebut bahwa strategi mereka lebih banyak menyasar daerah luar Pulau Jawa. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan peluang pasar di wilayah yang cenderung kurang terjangkau oleh merek-merek besar. "Kami menggunakan sistem mitra, dan fokusnya lebih banyak di luar Jawa. Di Sumatera Utara saja kita ada 9 gerai," kata Nathan.
Variasi menu di Chicken Crush menjadi daya tarik utama. Tidak hanya menawarkan ayam original, mereka terus berinovasi dengan menghadirkan varian seperti grilled chicken, hot Korean BBQ, chicken mentai, hingga saus padang dan sambal matah. Menu-menu ini dirancang agar pelanggan dari berbagai kalangan tidak bosan dengan pilihan rasa yang itu-itu saja.
“Tapi kalau soal favorit, tiap daerah beda-beda. Di luar pulau whole chicken laris banget karena budaya makan bersama. Sedangkan di Jogja, mungkin karena kebanyakan mahasiswa, jadi lebih memilih porsi individu. Begitu juga soal rasa, orang di daerah timur cenderung suka pedas, sementara Jawa Tengah lebih suka yang manis," ujar Nathan.
Yang membedakan Chicken Crush dari kompetitor adalah filosofi mereka soal ‘ayam geprek’. Ayam tidak hanya dipenyet dengan sambal, melainkan benar-benar digeprek hingga hancur untuk memberikan pengalaman yang autentik. Fokus mereka pada cita rasa nusantara semakin terlihat dengan varian seperti sambal bakar, sambal terasi, dan sambal daun jeruk. Hal ini juga membantu mengenalkan rasa khas daerah kepada pelanggan di seluruh Indonesia

Menu Ayam Geprek Chicken Crush. (Foto: Chicken Crush)
Selain berinovasi lewat menu, Chicken Crush aktif mengadakan berbagai kegiatan untuk mendekatkan diri kepada pelanggan. Event seperti lomba mewarnai dan push bike menjadi cara mereka menarik perhatian keluarga. Selain itu, mereka rutin mengadakan Corporate Social Responsibility (CSR) tiap bulannya sebagai bentuk kepedulian sosial. Tidak hanya soal makanan, Chicken Crush ingin memberikan pengalaman yang membuat pelanggan merasa nyaman dan puas setiap kali berkunjung.
Walau sempat diuji pandemi, Chicken Crush tetap jalan dan makin matang dalam berbisnis. "Harapan kami sih bisa jadi ayam geprek nomor satu di Indonesia. Ini bukan cuma soal bisnis, tapi juga banggain Jogja bahwa brand lokal bisa scale up ke nasional," ujar Nathan. (hanna/katon)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....