Dokter Ingatkan Bahaya Sikat Gigi Terlalu Keras dan Karang Gigi

  • 05 Okt 2026 16:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Banyak pasien yang datang ke dokter gigi karena mengalami keluhan akibat kurangnya perhatian atau kebiasaan buruk dalam merawat kesehatan gigi dan mulut.

Dokter gigi Erla Asmalasari saat menjadi narasumber di Pro 1 RRI Yogyakarta mengatakan, makanan dan minuman manis sering menjadi kambing hitam saat gigi rusak. Padahal kenyataannya, kebiasaan salah dalam merawat gigi sehari-hari justru yang memicu kerusakan tanpa disadari.

"Jadi tidak hanya sekadar karena konsumsi makanan dan minuman yang manis saja. Dari sekian banyak keluhan, yang paling menonjol adalah gigi berlubang atau gusi yang naik hingga kelihatan akar giginya," katanya.

Menurutnya, kebiasaan sejak kecil yang berlanjut hingga dewasa sering menjadi penyebab utama. Salah satu yang paling sering dijumpai adalah cara menyikat gigi yang terlalu keras dan tidak tepat.

"Kalau menggosok gigi terlalu keras, lama-lama email gigi akan menjadi rusak sehingga gigi mudah iritasi dan sensitif. Terkadang terasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin," katanya.

Erla Asmalasari menjelaskan, fungsi utama gigi adalah untuk menggigit, mengunyah, dan membantu pencernaan. Gusi bengkak umumnya berawal dari gigi berlubang akibat menyikat gigi terlalu keras. Jika gigi berlubang didiamkan, bakteri akan menumpuk sehingga rongga mulut menjadi kotor dan menimbulkan banyak plak serta karang gigi.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan sekali tanpa menunggu timbulnya rasa sakit. Kesehatan mulut kerap menjadi indikator kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Untuk menjaga kesehatan gigi, masyarakat diingatkan untuk menghindari kebiasaan menyikat gigi terlalu keras, mengurangi makanan manis, alkohol, serta rokok. Masyarakat juga disarankan menyikat gigi dua kali sehari, yakni pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, serta membersihkan sela-sela gigi menggunakan dental floss atau benang gigi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....