Belum Ada Kasus Influenza A, Dinkes Bantul Imbau Warga Terapkan PHBS

  • 02 Okt 2026 05:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul memastikan bahwa belum ada temuan kasus Influenza A di wilayah Bumi Projotamansari. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

Kepala Dinkes Bantul, Agus Tri Widiyantara, menyatakan bahwa Influenza A merupakan salah satu tipe virus yang dapat menyebabkan penyakit musiman. Gejalanya dapat muncul secara tiba-tiba, seperti demam, menggigil, nyeri otot dan sendi, batuk, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan, serta hidung tersumbat atau berair.

“Pada anak-anak terkadang disertai mual, muntah, dan diare. Namun, alhamdulillah sampai saat ini belum ada kasusnya,” ucapnya, Kamis, 1 Oktober 2026.

Secara rinci, Agus menjelaskan bahwa gejala yang ditimbulkan pada penyakit ini biasanya muncul secara mendadak. Apabila tidak segera ditangani, hal ini berpotensi memicu komplikasi lainnya.

“Dibandingkan jenis flu biasa atau Influenza tipe C, Influenza A memiliki karakteristik gejala yang muncul secara mendadak dan berpotensi memicu komplikasi jika tidak ditangani dengan baik,” ujarnya.

Ditanya soal keterkaitan antara penyakit tersebut dengan musim kemarau panjang, Agus menyebut bahwa kemungkinannya sangat kecil. Pasalnya, Influenza A adalah jenis virus yang mudah bermutasi.

“Sepertinya tidak ada hubungan antara Influenza A dan kemarau panjang. Karena sifat virus yang sering bermutasi, ini mungkin adalah strain (varian genetik) yang lebih mudah menular,” katanya.

Untuk mencegah penyebaran virus tersebut, Agus mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Selain itu, penerapan gaya hidup sehat dinilai dapat memperkecil kemungkinan terjangkit penyakit tersebut.

“Jangan lupa gunakan masker saat berada di keramaian atau ketika merasa kurang sehat. Terapkan pula gaya hidup sehat seperti istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan olahraga teratur untuk menjaga daya tahan tubuh,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....