Perubahan Cuaca saat Musim Kemarau, waspadai Penyakit yang Mengintai
- 15 Sep 2026 09:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Negara seperti Indonesia memiliki dua musim setiap tahunnya, baik musim penghujan maupun musim kemarau. Perubahan cuaca ini jelas selalu membawa dampak bagi kesehatan masyarakat, terlebih bila musim kemarau tiba. Tidak jarang penyakit penyerta saat kemarau selalu muncul jika masyarakat tidak mengantisipasi penyakit saat kemarau.
Ketika masuk perubahaan cuaca di musim panas kemarau, biasanya penyakit yang sering muncul seperti DBD, ISPA, Diare, Dehidrasi dan Konjungtivitis atau mata merah. Demikian menurut dr. Y. Nugrahaningtyas Utami, M. Kes. Selaku Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Raspati Yogyakarta, saat menjadi narasumber di RRI Yogyakarta.
“Kalau musim panas biasanya banyak debu beterbangan dan ini bisa sebabkan bersin-bersin, batuk-batuk dan membuat mata jadi belekan, merah atau konjungtivitis, saking panasnya juga bisa sebabkan kulit kering, bibir pecah-pecah karena derita panas dalam,” kata Tyas.
Dimusim kemarau penyakit yang muncul banyak dipicu penyebabnya adalah debu, yang menjadi faktor risiko bagi kesehatan masyarakat. Usia anak dan balita lebih rentan terkena penyakit karena mereka belum memiliki imunitas yang sebagus dengan orang dewasa.
Sebenarnya yang bisa mempengaruhi atau memperburuk keadaan kesehatan saat musim kemarau, juga dipengaruhi oleh waktu istirahat tidur yang sering diabaikan, lembur atau begadang sehingga dapat memicu hormon stress.
“Otomatis karena kondisi sudah menurun, apapun akan gampang masuk ke dalam tubuh kita, dan mudah sekali terkena infeksi. Apalagi bila didukung dengan pola makan yang tidak teratur dan tidak dijaga,” ujar Tyas.
Lebih lanjut, Tyas menjelaskan biasakan banyak minum air putih minimal 2,5 liter sehari, menggunakan masker karena banyak debu dan banyak masyarakat yang terserang batuk pilek, tetap rajin berolahraga minimal 30 menit sehari dan imbangi dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan minum vitamin sebagai tambahan.
“Bagi masyarakat jangan ragu untuk datang ke dokter atau fasilitas kesehatan untuk memeriksakan dirinya, sebagai langkah antisipasi jika terserang penyakit seperti diare, muntaber yang memerlukan penangan lebih cepat, karena berhubungan dengan dehidrasi atau cairan tubuh,” ucapnya.
Sejatinya kewaspadaan dan kepedulian diri terhadap tubuh sangat penting, gunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan termasuk masker, kacamata dan lotion, sunscreen untuk kulit. Menjaga kebersihan makanan serta lingkungan sekitar, rajin cuci tangan sebagai langkah pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....