Kebiasaan Kretek Jari Ternyata Tidak Merusak Sendi

  • 31 Agt 2026 21:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kebiasaan membunyikan jari hingga terdengar suara kretek-kretek adalah hal yang sangat umum dilakukan banyak orang, terutama saat merasa pegal atau ingin bersantai. Namun, tidak sedikit orang tua yang melarang kebiasaan ini dengan alasan dapat menyebabkan jari bengkok, bengkak, atau bahkan radang sendi di kemudian hari.

Melalui Kanal You-Tubenya, dr Wedelia Sadina Putri menegaskan bahwa anggapan tersebut hanyalah mitos belaka. Secara medis, suara yang terdengar saat jari dibunyikan bukan berasal dari tulang yang patah atau saling beradu. Suara tersebut justru berkaitan dengan perubahan tekanan pada cairan pelumas yang terdapat di dalam sendi, yang mengandung gas nitrogen.

Ketika jari ditarik, tekanan di dalam sendi mengalami perubahan secara tiba-tiba sehingga gas nitrogren dalam cairan tersebut pecah membentuk gelembung. Suara kretek yang terdengar tidak lain adalah bunyi dari pecahnya gelembung gas tersebut, bukan tanda adanya kerusakan pada tulang atau sendi.

"Ketika jari ditarik, tekanannya berubah dan gas tersebut pecah. Jadi, suara kretek itu hanya berasal dari gelembung gas, sementara bantalan sendi tetap aman," ucap Wedelia.

Dengan mekanisme tersebut, bantalan sendi sejatinya tetap dalam kondisi aman dan tidak mengalami keausan akibat kebiasaan ini. Oleh karena itu, membunyikan jari tidak akan memicu terjadinya radang sendi seperti yang selama ini banyak dipercaya masyarakat.

Meski demikian, dr Wedelia mengingatkan agar kebiasaan ini tetap dilakukan secara wajar dan tidak dengan tarikan yang terlalu kuat. Gerakan yang kasar atau berlebihan justru berisiko menyebabkan cedera pada otot maupun keseleo pada sendi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....