Dokter Olahraga Sebut Aktivitas Fisik 15 Menit Cegah Penyakit Tidak Menular

  • 29 Agt 2026 09:09 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Di tengah era yang serba cepat seperti saat ini, masyarakat didorong untuk tetap rutin berolahraga. Olahraga tak selalu diwujudkan dengan kegiatan yang berat, tapi bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, mudah, dan menyenangkan.

Dokter Olahraga sekaligus Health Influencer dr. Ikhwan Zein menyebut masyarakat dianjurkan untuk berolahraga setidaknya 150 menit untuk intensitas rendah atau 75 menit untuk intensitas tinggi dalam sepekan. Jumlah ini bisa dibagi-bagi menjadi minimal 10 menit setiap harinya. Ikhwan menyebut, aktivitas olahraga tak perlu berat. Bahkan bisa dilakukan dengan menari atau dance. Menurutnya, dance merupakan aktivitas fisik yang memenuhi unsur durasi intensitas sehingga termasuk ke dalam olahraga kardio atau aerobik.

"Akan sangat related ketika ada kegiatan yang mendorong anak muda untuk bisa meningkatkan aktivitas fisik lewat gerakan menarik sehingga bisa konsisten," kata Ikhwan saat ditemui di Sleman, Jumat, 28 Agustus 2026.

Meski hanya dilakukan 15 menit setiap harinya, Ikhwan mengatakan aktivitas fisik dapat mengurangi potensi berbagai potensi penyakit tidak menular. Seperti serangan jantung, stroke, hingga obesitas. Menurut Ikhwan, semakin sering melakukan aktivitas fisik secara rutin, maka akan meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Di sisi lain, ada berbagai upaya lain yang perlu dilakukan untuk memastikan tubuh dalam kondisi sehat dan bugar. Diantaranya adalah mencukupi asupan makanan bergizi, istirahat yang cukup, hingga meninggalkan kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol.

"Dari kombinasi gaya hidup yang baik itu dapat menciptakan tubuh yang sehat dan bugar," ujar Ikhwan.

Sementara, berangkat dari pentingnya kebiasaan beraktivitas fisik selama 15 menit, Kalbe Consumer Health turut menggelar kompetisi dance. Pada tahun ini setidaknya ada 1.700-an peserta yang mengikuti audisi hingga tersisa 7 kelompok dance yang memasuki babak final. Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category Kalbe Andry Mahyudi menyebut anak muda punya tantangan untuk tetap berolahraga yang menyenangkan dan bisa dilakukan dengan konsisten. Menurutnya, dance menjadi salah satu aktivitas yang menjawab tantangan tersebut.

Selain melibatkan gerakan tubuh, dance juga dekat dengan keseharian anak muda melalui musik, komunitas, ekspresi diri, hingga budaya populer. Pendekatan ini juga berangkat dari keinginan untuk menjadikan pesan hidup aktif terasa lebih dekat dan relevan dengan dunia anak muda.

"Anak muda sebenarnya punya begitu banyak cara untuk bergerak. Karena itu, kami ingin mengajak mereka memulainya dari aktivitas yang memang mereka sukai. Dance bukan hanya soal kompetisi atau kemampuan di atas panggung, tetapi juga tentang bergerak, berekspresi, bertemu komunitas, dan membangun kebiasaan aktif dengan cara yang menyenangkan," ujar Andry.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....