HIMFA UMY Optimalkan TOGA Wujudkan Desa Sehat Tuksono

  • 13 Agt 2026 16:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon progo - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMFA) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKIK UMY) mendorong penguatan Desa Sehat di Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, melalui optimalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Upaya tersebut menjadi bagian dari program PENTAGON SEHAT, khususnya melalui GEMATI (Gerakan Masyarakat TOGA Lestari).

Program GEMATI dilaksanakan melalui penataan lingkungan dan penanaman berbagai jenis TOGA bersama masyarakat. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan agar tidak hanya berfungsi sebagai ruang penghijauan, tetapi juga menjadi area yang produktif dan memiliki manfaat bagi kesehatan keluarga. Keberadaan TOGA di lingkungan masyarakat diharapkan dapat terus dirawat serta dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Anggota Kelompok Wanita Tani Tuwuh Lestari bersama Tim PPK ORMAWA HIMFA FKIK UMY 2026 mengikuti kegiatan Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Lahan Demplot KWT Tuwuh Lestari. (Foto: Dok. Tim PPK ORMAWA HIMFA FKIK UMY)

Optimalisasi TOGA juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai berbagai jenis tanaman herbal yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui pendampingan mahasiswa, masyarakat didorong memahami pemanfaatan tanaman secara tepat dan bijak sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap potensi sumber daya lokal sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.

Selain mendukung program Desa Sehat, kegiatan GEMATI turut menjadi bagian dari persiapan Kalurahan Tuksono menghadapi Lomba Aku Hatinya PKK. Penataan dan pemanfaatan lahan melalui TOGA diharapkan mampu memperkuat potensi lingkungan sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat. Kolaborasi tersebut melibatkan mahasiswa PPK ORMAWA HIMFA UMY, pemerintah kalurahan, KWT Tuwuh Lestari, dan masyarakat setempat.

Warga Kalurahan Tuksono bersama mahasiswa PPK ORMAWA HIMFA FKIK UMY menguatkan program GEMATI melalui edukasi dan optimalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA). (Foto: Dok. Tim PPK ORMAWA HIMFA FKIK UMY)

Ketua Tim PPK ORMAWA HIMFA FKIK UMY menyampaikan bahwa pengembangan TOGA merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat jangka panjang apabila dilakukan secara konsisten. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah tanaman yang ditanam, tetapi juga dari kemampuan masyarakat merawat dan memanfaatkannya. “TOGA bukan hanya tentang menanam tanaman obat, tetapi bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan lingkungan sekitar secara produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendampingi masyarakat mulai dari penataan lahan, pemilihan jenis tanaman, hingga proses penanaman TOGA. Pelibatan masyarakat secara langsung dilakukan agar program tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan dapat terus dikembangkan setelah masa pendampingan mahasiswa berakhir. “Kami berharap kegiatan ini dapat mendukung terwujudnya Desa Sehat sekaligus memperkuat potensi lokal Kalurahan Tuksono,” ucapnya.

Melalui GEMATI, PPK ORMAWA HIMFA FKIK UMY berharap optimalisasi TOGA dapat berkembang menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan. Program tersebut tidak hanya mendukung penataan lingkungan dalam Lomba Aku Hatinya PKK, tetapi juga menjadi langkah untuk membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal. Kolaborasi mahasiswa dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kemandirian serta mewujudkan lingkungan Kalurahan Tuksono yang sehat, asri, produktif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....