Mengagetkan Orang Bisa Hentikan Cegukan, Ini Penjelasan Ilmiahnya

  • 09 Agt 2026 17:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Cegukan merupakan kondisi yang pernah dialami hampir setiap orang. Di tengah berbagai cara untuk mengatasinya, mengagetkan seseorang menjadi salah satu metode yang paling populer di masyarakat. Namun, apakah cara tersebut benar-benar memiliki dasar ilmiah atau hanya sebatas mitos?

Melalui kanal YouTube miliknya, Dokter Saddam Ismail membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ada penjelasan neurologis yang mendasari kepercayaan yang telah lama dikenal masyarakat ini.

Ia menjelaskan bahwa cegukan terjadi ketika otot diafragma, yaitu otot besar yang memisahkan rongga dada dan perut, mengalami kejang atau kontraksi berulang secara tiba-tiba. Ritme kontraksi otot ini dikendalikan oleh saraf vagus, salah satu saraf besar di dalam tubuh.

Kontraksi tersebut menyebabkan pita suara menutup secara mendadak sehingga menghasilkan bunyi khas cegukan.

Saat seseorang terkejut, otak akan mengirimkan sinyal darurat yang sangat kuat ke seluruh sistem saraf. Sinyal yang datang tiba-tiba ini dapat mengalihkan perhatian otak sekaligus mengatur ulang kerja saraf vagus yang sebelumnya terganggu.

Analoginya mirip dengan komputer yang mengalami gangguan lalu dihidupkan ulang. Ketika saraf vagus kembali bekerja secara normal, otot diafragma yang semula berkontraksi tidak beraturan akan kembali rileks sehingga cegukan pun berhenti.

Meski cukup manjur, mengagetkan seseorang tetap bukan satu-satunya cara yang dianjurkan untuk menghentikan cegukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....