Demi Penyembuhan, Harda Kiswaya Ajak 'Srawungi' Penderita Tuberkulosis

  • 06 Agt 2026 22:07 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Bupati Sleman Harda Kiswaya mengimbau masyarakat untuk tidak membudayakan stigma negatif terhadap para penderita tuberkulosis. Harda menyebut tuberkulosis merupakan penyakit yang bisa disembuhkan. Alih-alih menjauhi penderita tuberkulosis, masyarakat diajak untuk lebih menjaga kesehatan diri seperti mengenakan masker dan rutin mencuci tangan.

“Inilah yang harus diedukasikan masyarakat sehingga para penderita tidak merasa terkucilkan. Sehingga tetap kita srawungi, diberi semangat untuk bagaimana menghadapi penyakit dan itu bisa disembuhkan,” kata Harda saat ditemui usai pengukuhan Koalisi Organsisasi Profesi Indonesia (KOPI) TB di Hotel Ramada by Wyndham, Kamis, 6 Agustus 2026.

Penuntasan penyakit tuberkulosis ini masih menjadi tantangan di Kabupaten Sleman. Sebab, Harda mengaku kasus TB masih terus terjadi bahkan sejak dirinya menjabat sebagai sekretaris daerah periode 2020-2024.

Di sisi lain, Harda mengaku mengapresiasi terbentuknya KOPI TB di Sleman. Dirinya mendorong berbagai pihak yang tergabung dalam KOPI TB ini bisa menurunkan dan mengendalikan prevalensi kasus TB.

Pengukuhan KOPI TB juga bisa menjadi wadah untuk melakukan evaluasi terhadap upaya penanganan TB yang selama ini telah dilakukan. Di sisi lain, KOPI TB juga didorong untuk melakukan agenda konkrit yang bisa menurunkan angka tuberkulosis di Sleman.

“Saya harapkan agenda-agendanya mengevaluasi apa yang sudah dilakukan beberapa tahun yang lalu atau perjalanan tahun kemarin bagaimana. Utamanya dari sisi pencegahan itu betul-betul bisa dikondisikan sehingga tingkat pertumbuhan bisa ditekan bahkan kalau bisa zero,” ujar Harda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....