Dokter Gigi Ingatkan Jangan Tunggu Sakit, Periksa Gigi Rutin Enam Bulan Sekali
- 30 Jul 2026 22:22 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Hampir setiap orang pernah merasakan sakit gigi setidaknya sekali dalam hidupnya, terutama jika abai terhadap kesehatan gigi dan mulut. Ketika sakit gigi menyerang, dampaknya bisa terasa hingga ke pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.
Pakar drg Erla Asmalasari mengingatkan masyarakat untuk tidak menunggu sakit sebelum memeriksakan gigi. Menurutnya, pemeriksaan gigi secara berkala merupakan langkah paling efektif untuk mencegah kerusakan gigi berkembang menjadi nyeri yang membutuhkan penanganan lebih serius.
Ia menyoroti kebiasaan masyarakat yang baru pergi ke dokter gigi setelah rasa sakit tidak lagi tertahankan. Padahal, kerusakan gigi pada tahap awal umumnya belum menimbulkan gejala apa pun, sehingga sering luput dari perhatian.
"Kadang-kadang orang kalau belum nyeri belum periksa. Padahal sebelum sakit itu bisa saja sudah ada lubang pada lapisan atas gigi, tetapi belum terasa nyeri," ujar drg Erla saat wawancara di Pro2 RRI Yogyakarta.
Dengan memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali, dokter dapat mendeteksi kerusakan gigi sejak dini. Alhasil, penanganan seperti penambalan atau perawatan lainnya bisa dilakukan sebelum kondisinya semakin parah.
Kebiasaan menunda pemeriksaan hanya akan membuat rasa sakit terus berulang. Obat pereda nyeri memang dapat mengurangi keluhan sementara, tetapi tidak menghilangkan akar masalahnya.
| Baca juga: Penyakit Campak bisa Menyerang Segala Usia |
"Selama penyebabnya tidak diatasi, entah itu ditambal atau dicabut sesuai indikasi, sakitnya pasti akan berulang. Jadi memang harus segera dilakukan tindakan di dokter gigi," ujarnya.
Selain rutin kontrol, drg. Erla juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi dua kali sehari menggunakan teknik yang benar. Ia menyarankan penggunaan dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi dibandingkan tusuk gigi yang berisiko melukai gusi.
"Jangan ragu untuk ke dokter gigi dan jangan tunggu sakit. Datang hanya untuk kontrol saja juga boleh," ucap Erla. Ia berharap masyarakat semakin sadar bahwa pencegahan jauh lebih mudah dibandingkan mengobati sakit gigi yang sudah parah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....